
Ilustrasi pergerakan IHSG. (‘Courtesy’ Metro TV/MI)PRIORITAS, 16/9/26 (Jakarta): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan Rabu (16/9/26). Mengacu pada data RTI, IHSG naik 22,944 poin atau 0,36 persen ke level 6.484,097.
IHSG membuka perdagangan di level 6.453,914. Sepanjang sesi, indeks mencapai level tertinggi 6.535,460 dan level terendah 6.445,236.
Pelaku pasar memperdagangkan 13,623 miliar saham sepanjang sesi. Nilai transaksi mencapai Rp6,239 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,033 juta kali.
Sebanyak 303 saham menguat, sedangkan 272 saham melemah dan 211 saham lainnya stagnan. Kapitalisasi pasar mencapai Rp11.344,801 triliun.
Sebelas sektor saham mencatat pergerakan beragam dengan mayoritas berada di zona hijau. Penguatan terbesar datang dari sektor industri yang naik 1,89 persen.
Kemudian, sektor energi menguat 1,08 persen dan bahan baku tumbuh 0,66 persen. Barang konsumsi nonprimer naik 0,50 persen, properti bertambah 0,49 persen, sedangkan transportasi menguat 0,42 persen.
Sementara itu, kenaikan sektor barang konsumsi primer hanya mencapai 0,04 persen. Empat sektor lainnya justru berakhir di zona merah pada perdagangan tersebut.
Penurunan terdalam terjadi pada sektor teknologi yang terkoreksi 0,56 persen. Infrastruktur melemah 0,44 persen, keuangan turun 0,37 persen, dan kesehatan terkoreksi 0,32 persen.
PT Pakuan Tbk (UANG) memimpin jajaran top gainers dengan kenaikan 24,93 persen. Posisi berikutnya ditempati PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) yang menguat 24,84 persen.
Penguatan saham PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) mencapai 24,75 persen. PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) menyusul dengan kenaikan 21,74 persen, sedangkan PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) bertambah 18,42 persen.
Di sisi lain, Reksa Dana Indeks Batavia Sri-Kehati ETF (XBSK) mencatat penurunan terbesar sebesar 14,94 persen. PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) menyusul dengan penurunan 14,88 persen.
Penurunan berikutnya terjadi pada PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) sebesar 8,63 persen. PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) turun 8,59 persen, sementara PT Atlas Nexus Group Tbk (OLIV) terkoreksi 7,94 persen. (P-Zamir)