Mahasiswa Unhas kembangkan sistem mitigasi longsor di Gowa

Giovanni Riung
Rabu, 12 Agustus 2026
Pendidikan 0 227
2 menit membaca

PRIORITAS, 12/8/26 (Gowa): Tim PPK ORMAWA SPACE Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT-UH) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Desa Lonjoboko, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa dan warga setempat.


Tim yang bernama LONTARA ini membawakan dua program utama. Pertama, mereka mengembangkan website desa bernama Pa’biritta yang memiliki fitur aduan masyarakat. Kedua, mereka merakit alat pendeteksi dini tanah longsor bernama Sikatutui.

Sejumlah pihak menghadiri kegiatan tersebut. Hadir Sekretaris Desa Lonjoboko, Babinsa, Ketua RW, Ketua RT, Kepala Lembaga Desa, serta warga desa.

Dalam sesi pemaparan, tim LONTARA menyampaikan kemajuan pengembangan website dan perakitan alat. Setelah pemaparan, acara dilanjutkan dengan diskusi terbuka bersama warga dan perangkat desa.


Anggota Tim LONTARA, Ramadhani dari Teknik Informatika FT-UH, menilai penggunaan teknologi mitigasi bencana di desa masih terbatas. Oleh karena itu, platform digital ini hadir untuk mempermudah akses informasi kebencanaan warga.

“Kami merancang website ini dengan tampilan sederhana agar mudah warga pahami. Namun, situs ini tetap interaktif sebagai sumber informasi kebencanaan,” ujar Ramadhani.

Anggota tim dari Teknik Elektro FT-UH juga mendemonstrasikan rancangan fisik alat pendeteksi dini tanah longsor.

Sekretaris Desa Lonjoboko, Masnaeni, S.Pd.I., menyambut hangat program mahasiswa Universitas Hasanuddin ini. Ia mengapresiasi inovasi tersebut karena mampu meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana. (P-*r/SPACE FT-UH/Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan