Gempar! Sulteng terancam El Nino Godzila, tapi ekonomi bisa melejit lewat penerbangan Palu-Tiongkok

Sem Muhaling
Rabu, 12 Agustus 2026
DAERAH EKBIS 0 229
2 menit membaca
PRIORITAS, 11/8/26 (Palu): Pemprov Sulawesi Tengah merealisasikan terobosan fenomenal dengan menghadirkan maskapai raksasa China Southern Airlines membuka rute resmi penerbangan Guangzhou-Palu. Pesawat mendarat mulus di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu. Langkah spektakuler ini memicu lonjakan peluang ekonomi secara masif di wilayah Sulteng.
Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido menyambut langsung penerbangan perdana tersebut. Pihaknya berjuang keras mengupayakan izin rute ini sejak tahun 2025. Kini, perjuangan panjang tersebut membuahkan hasil yang amat manis bagi warga daerah.
Bye-bye transit Jakarta: Waktu tempuh kini jauh lebih hemat
Sebelum rute ini beroperasi, perjalanan Palu-Guangzhou maupun penerbangan Guangzhou-Palu sangat menyiksa warga Sulteng. Penumpang wajib terbang ke Jakarta terlebih dahulu dan sering kali harus menginap. Proses tambal sulam itu membuang banyak waktu serta menguras isi dompet.
Sekarang, masyarakat dapat terbang langsung dari Palu tanpa perlu lagi membuang waktu. Efisiensi luar biasa ini otomatis melejitkan daya saing Sulawesi Tengah di tingkat global. Pintu investasi, perdagangan, dan pariwisata kini terbuka sangat lebar.
Diserbu penumpang: Penerbangan perdana langsung laris manis
Antusiasme masyarakat terhadap penerbangan perdana ini benar-benar meledak. Dari kapasitas 200 kursi pesawat, sebanyak 176 kursi terisi penuh oleh penumpang. Lonjakan angka keterisian ini membuktikan potensi pasar penerbangan internasional yang sangat dahsyat.
Reny meminta seluruh pemangku kepentingan untuk menggencarkan promosi secara kolaboratif. Konsistensi jumlah penumpang menjadi kunci utama kelangsungan rute bergengsi ini. Pemprov Sulteng bertekad menjaga tren positif ini agar penerbangan terus berjalan lancar.
Siap tambah jadwal: Sulteng bakal jadi raja ekonomi Timur Indonesia
Sulteng siap melangkah lebih jauh pada bulan September mendatang. Pemprov memproyeksikan penambahan frekuensi penerbangan menjadi dua kali dalam sepekan. Rencana ekspansi ini bakal makin memperkokoh hubungan bisnis antara Sulteng dan Tiongkok.
Tidak berhenti di sini, pemerintah daerah terus menggeber konektivitas udara ke berbagai wilayah lain. Strategi agresif ini mempertegas posisi Sulawesi Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia, sebagaimana dilansir dari Antara News Sulteng. (P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan