
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menerima kunjungan Tim Uji Petik Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) di Kantor Mall Pelayanan Publik ( Manado, Selasa (11/8/2026). (‘Courtesy’ katabrita.com)PRIORITAS, 11/8/26 (Manado): Kota Manado kembali memburu prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemerintah Kota Manado memasang target tinggi dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB).
Wali Kota Manado Andrei Angouw menerima Tim Uji Petik Penilaian Kinerja PTSP dan PPB di Mal Pelayanan Publik (MPP) Manado, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran tim penilai menjadi momentum penting bagi Pemkot Manado untuk membuktikan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat kemudahan berusaha di daerah.
Tiga kali masuk nominasi nasional
Manado bukan pendatang baru dalam ajang penilaian tersebut. Kota ini sudah tiga kali masuk nominasi penilaian kinerja PTSP dan PPB tingkat nasional.
Pada penilaian sebelumnya, Manado berhasil menempati peringkat ketiga nasional. Capaian itu kini menjadi pemicu bagi Pemkot Manado untuk mengejar posisi tertinggi.
Tim penilai pun mendorong Manado meningkatkan sejumlah aspek pelayanan. Perbaikan tersebut penting agar Pemkot Manado mampu meraih nilai maksimal dalam seluruh indikator penilaian.
Penilaian mengacu pada Peraturan Menteri Investasi/BKPM Nomor 2 Tahun 2022. Tim mengevaluasi berbagai aspek yang berkaitan dengan kualitas pelayanan publik dan kemudahan investasi.
Untuk PTSP, penilaian mencakup kelembagaan, sarana dan prasarana, kualitas sumber daya manusia, serta standar pelayanan.
Sementara untuk PPB, tim melihat kecepatan, kemudahan, dan kepastian pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko bagi investor dan pelaku usaha.

Pemkot Manado kini tidak ingin sekadar mempertahankan status sebagai daerah yang masuk nominasi. Pemerintah kota membidik prestasi lebih tinggi dengan mengejar posisi terbaik secara nasional.
Target tersebut sejalan dengan upaya Pemkot Manado meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Tim penilai juga menyesuaikan evaluasi dengan regulasi terbaru serta pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah. Materi penilaian antara lain menyangkut Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).
Sekretaris Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Dinas PTSP Manado M. Sofyan, Ketua Kadin Manado, serta sejumlah kepala perangkat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah pertemuan bersama Wali Kota Andrei Angouw, tim penilai melanjutkan proses evaluasi melalui wawancara dan verifikasi data.
Tim menggali informasi dari staf teknis Pemkot Manado untuk memastikan kesesuaian data yang pemerintah kota sampaikan melalui mekanisme self-assessment.
Wali Kota dan para kepala perangkat daerah tidak mengikuti sesi wawancara tersebut. Langkah ini dilakukan agar proses penilaian berlangsung secara objektif dan independen.
Verifikasi menjadi salah satu tahapan penting sebelum tim menentukan hasil penilaian kinerja PTSP dan PPB Kota Manado.
Melansir katabrita.com, capaian peringkat ketiga pada penilaian sebelumnya kini menjadi pijakan bagi Manado untuk melangkah lebih jauh.
Pemkot Manado berharap peningkatan kualitas pelayanan, kesiapan aparatur, serta pemenuhan indikator penilaian dapat mengangkat posisi Manado ke tingkat yang lebih tinggi.
Targetnya jelas, bukan lagi sekadar masuk nominasi, tetapi memburu posisi terbaik tingkat nasional.
Jika target itu tercapai, prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Manado mampu menghadirkan pelayanan perizinan yang semakin cepat, transparan, mudah, dan ramah bagi dunia usaha. (P-sm)


