Kemenag gandeng IAIM Kotamobagu, siapkan generasi penjaga kerukunan umat

Sem Muhaling
Jumat, 7 Agustus 2026
DAERAH Religi 0 235
2 menit membaca

PRIORITAS, 6/8/26 (Kotamobagu): Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kotamobagu memperkuat kolaborasi dengan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Kotamobagu untuk memperluas penguatan moderasi beragama di lingkungan akademik dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis membangun kehidupan beragama yang rukun, toleran, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Bolaang Mongondow Raya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kotamobagu, Jamaluddin Lamato, menegaskan perguruan tinggi memiliki peran penting mencetak generasi yang mengedepankan sikap moderat dalam kehidupan berbangsa.

“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan seseorang. Nilai ini mengajarkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga persatuan,” katanya.
Menurut dia, sinergi dengan IAIM Kotamobagu akan memperkuat implementasi program moderasi beragama melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kampus menjadi garda terdepan

Melansir Antara News, pimpinan IAIM Kotamobagu menyambut baik kerja sama tersebut. Kampus berkomitmen menjadi ruang akademik yang mendorong lahirnya pemikiran terbuka, inklusif, dan berwawasan kebangsaan.

Melalui kolaborasi itu, mahasiswa kiranya tidak hanya menguasai ilmu keagamaan, tetapi juga mampu menjadi agen perdamaian di tengah masyarakat.

Kedua lembaga juga sepakat mengembangkan berbagai program bersama. Program tersebut meliputi seminar, pelatihan, diskusi ilmiah, hingga pengabdian masyarakat yang mengusung nilai toleransi dan kerukunan.

Bentengi masyarakat dari intoleransi

Kemenag menilai penguatan moderasi beragama menjadi kebutuhan mendesak di era digital. Arus informasi yang begitu cepat berpotensi memicu penyebaran paham ekstrem dan intoleran jika tidak terimbangi literasi yang memadai.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai paham yang mengancam persatuan bangsa.

Melalui sinergi tersebut, Kemenag dan IAIM Kotamobagu optimistis mampu memperluas budaya dialog, memperkuat toleransi, serta menjaga kerukunan umat beragama di Kota Kotamobagu. (P-sm)


Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan