
Kacang pistachio.(Antara)PRIORITAS, 6/8/26 (Jakarta): Dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, kacang pistachio ternyata mengandung serat, lemak tak jenuh, protein, vitamin, mineral, dan antioksidan. Kandungan gizi ini membantu menjaga kesehatan jantung hingga mengendalikan kadar gula darah.

Sebagaimana laman Health, Rabu (5/8/26), melaporkan kandungan serat larut dan serat tidak larut dalam pistachio berperan dalam menjaga kesehatan saluran cerna. Serat tidak larut membantu melancarkan buang air besar, sedangkan serat larut mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus yang menghasilkan asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids/SCFA) untuk menjaga lapisan usus dan mengurangi peradangan.
Tak hanya itu, pistachio mengandung kalium, serat, dan lemak tak jenuh tunggal yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Dalam penelitian tahun 2020 yang melibatkan 100 orang dengan kelebihan berat badan, konsumsi sekitar 1,5 ons pistachio per hari selama empat bulan dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik dibandingkan kelompok yang hanya menjalani program penurunan berat badan.
Sebagaimana tinjauan terhadap 34 penelitian yang dilakukan tahun 2020, pola makan yang diperkaya pistachio lebih efektif menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL, dan trigliserida dibandingkan beberapa jenis kacang lain.

Bahkan pistachio juga kaya akan antioksidan, terutama lutein dan zeaxanthin, yang memberi warna hijau pada kacang tersebut. Kandungan kedua senyawa ini lebih tinggi dibandingkan jenis kacang lainnya dan berperan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Kemudian dari sisi kesehatan otak, pistachio mengandung flavonoid, lutein, dan zeaxanthin yang dikaitkan dengan fungsi kognitif. Sebuah penelitian tahun 2021 terhadap lebih dari 76.000 orang dewasa di Amerika Serikat menemukan bahwa asupan flavonoid yang lebih tinggi berkaitan dengan risiko penurunan fungsi kognitif yang lebih rendah.
Selanjutnya pistachio dapat membantu mengendalikan kadar gula darah karena mengandung protein, serat, serta karbohidrat yang relatif rendah. Tinjauan terhadap enam penelitian menunjukkan konsumsi pistachio berhubungan dengan penurunan kadar gula darah puasa dan resistensi insulin pada penyandang diabetes tipe 2.
Untuk satu porsi berbobot sekitar 28 gram atau satu ons, pistachio mengandung sekitar 159 kalori, 5,7 gram protein, 3 gram serat, serta vitamin B6, tembaga, fosfor, kalium, vitamin E, zat besi, dan seng.
Namun memilih pistachio tanpa tambahan garam diperlukan untuk membatasi asupan natrium. Konsumsinya juga sebaiknya tetap sesuai porsi karena kacang ini relatif tinggi kalori.(P-*/am)

