Merah Putih berjaya: Aldila Sutjiadi raih gelar di Washington, juara ganda WTA 500 ‘DC Open’

Wolter Rumapar
Minggu, 2 Agustus 2026
2 menit membaca

Di ‘Bilan Kemerdekaan RI’, petenis Indonesia Aldila Sutjiadi (kiri) bersama petenis Selandia Baru Erin Routliffe (kanan) menjuarai Mubadala Citi DC Open 2026 di Washington D.C., Amerika Serikat, Jumat (31/7/2
26). (WTA)


PRIORITAS, 2/8/26 (Washington) : Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan Erin Routliffe sukses meraih gelar juara di Washington. Ini bisa disebut hadiah di “Bulan Kemerdekaan“.

Ya, Aldila dengan ‘semangat Merah Putih’, berhasil menjuarai nomor ganda Mubadala Citi DC Open 2026 di Washington, Amerika Serikat (AS).

Aldila yang berpasangan dengan Erin dari Selandia Baru, mampu menyingkirkan pasangan Andreja Klepac (Slovenia) dan Makoto Ninomiya (Jepang) pada final yang berlangsung Minggu (2/8/26) dini hari WIB.


Aldila/Erin yang merupakan unggulan kedua tampil dominan. Mereka mencacatkan kemenangan meyakinkan dengan menang dua set langsung skor 6-4 dan 6-1 dalam pertandingan berdurasi 1 jam 12 menit di lapangan keras Washington.

Bagi Aldila Sutjiadi ini menjadi trofi WTA 500 pada musim 2026 setelah sebelumnya menjuarai Bad Homburg Open pada akhir Juni.

Keberhasilan itu juga menegaskan tren positif petenis Indonesia tersebut menjelang rangkaian turnamen lapangan keras Amerika Serikat menuju Grand Slam US Open 2026.

Aldila/Erin mendominasi

Aldila dan Erin langsung menguasai jalannya laga sejak awal dengan mematahkan servis lawan pada gim pembuka set pertama.

Klepac/Ninomiya sempat melakukan perlawanan kuat dan menyamakan kedudukan menjadi 4-4.

Akan tetapi, Aldila/Erin mampu kembali mengambil kendali permainan setelah membalas break dari kubu lawan.

Mereka merebut servis lawan pada gim kesembilan, sebelum menutup set pertama dengan kemenangan 6-4.

Pada set kedua, pasangan gado-gado, Indonesia-Selandia Baru itu tampil semakin agresif. Tiga kali, Aldila/Erin mematahkan servis lawan untuk unggul cepat 5-1, sebelum mengunci kemenangan 6-1.

Sudah waspadai kemuatan lawan

Sebelum berlaga di final, Aldila mengaku sudah mewaspadai kekuatan Klepac dan Ninomiya yang tampil konsisten sepanjang turnamen.

Dilansir dari Antara</em, Aldila menilai pengalaman Klepac sebagai mantan petenis ganda peringkat 10 besar dunia menjadi salah satu keunggulan lawannya.

Berdasarkan statistik pertandingan, Aldila dan Erin tampil lebih efektif. Mereka mencatatkan dua ace , memenangi 69% poin dari servis pertama, serta mengonversi empat dari enam peluang break point . Sementara itu, Klepac/Ninomiya hanya mampu memanfaatkan satu dari tiga peluang break point yang diperoleh. (P-*/wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan