Pertamina gandeng warga selamatkan pantai Tangkoko, perangi sampah plastik

Sem Muhaling
Rabu, 22 Juli 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 22/7/26 (Bitung): PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) bersama Pertamina Group menggandeng pemerintah daerah, komunitas, pelajar, dan masyarakat menggelar aksi coastal clean up di Pantai Tangkoko, Batuputih Bawah, Kota Bitung, Sulawesi Utara. Kegiatan itu bertujuan menjaga kebersihan pesisir sekaligus melindungi ekosistem laut dari ancaman sampah, terutama plastik.

Aksi tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pemerintah kelurahan, PKK, komunitas, warga, serta siswa sekolah dasar. Seluruh peserta bergotong royong membersihkan kawasan pantai. Demikian melansir AntaraNews.


Sampah plastik jadi ancaman serius bagi biota laut

Pelaksana Tugas Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menjelaskan sampah di kawasan pesisir mudah terbawa ombak menuju laut. Kondisi itu meningkatkan risiko biota laut mengonsumsi sampah plastik.

“Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mengambil tindakan nyata menjaga kebersihan kawasan pesisir. Perubahan besar selalu berawal dari langkah sederhana yang dilakukan bersama secara berkelanjutan,” kata Eko di sela kegiatan Coastal Clean Up and Coastal Education di Bitung, Sabtu (18/7).

Pantai Tangkoko memiliki nilai strategis keanekaragaman hayati dunia


Pantai Tangkoko memegang peran penting dalam menjaga ekosistem laut. Studi Seascapes Working Group CTI-CFF menempatkan kawasan tersebut sebagai bagian dari Coral Triangle, pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Karena itu, para peserta berharap aksi bersama tersebut mampu mengembalikan fungsi Pantai Tangkoko sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Utara. Pantai yang bersih juga diyakini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.


PTK tegaskan komitmen terhadap pelayaran hijau

Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, mengatakan kehadiran PTK di Sulawesi, khususnya Kota Bitung, harus memberi manfaat bagi pelestarian ekosistem maritim.

“Sebagai pilar utama industri maritim, kesehatan ekosistem laut menjadi prioritas jangka panjang PTK. Komitmen keberlanjutan ini memastikan operasional industri dan kelestarian alam berjalan beriringan,” ujar Dewi.

Aksi coastal clean up tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 14 tentang Ekosistem Laut dan SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim. (P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan