Pemerintah kota Bitung dan Balai Konservasi Sumber daya Alama Sulawesi Utara jalin kerjasama.(Suarasulut/istimewa)positif Pemkot PRIORITAS, 5/7/26 (Bitung): Kota Bitung lewat pemerintah daerah memperkuat pengembangan sektor pariwisata dengan menggandeng Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara. Kedua pihak resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mengembangkan Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih dan TWA Batu Angus sebagai destinasi ekowisata unggulan di Sulawesi Utara.
Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, menegaskan kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata tanpa mengorbankan fungsi konservasi kawasan.
“Kami ingin TWA Batu Putih dan Batu Angus menjadi destinasi wisata unggulan yang mampu menarik lebih banyak wisatawan. Dengan begitu, peluang usaha bagi pelaku wisata, UMKM, pemandu wisata, hingga masyarakat sekitar akan semakin terbuka. Namun, pengembangannya tetap mengedepankan prinsip konservasi,” kata Hengky, Senin (29/6). Demikian melansir suarasulut.com.
Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Bitung dan BKSDA Sulut akan memperkuat promosi wisata. Juga membenahi sarana dan prasarana, serta melibatkan masyarakat dalam pengelolaan kawasan konservasi. Langkah itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas destinasi sekaligus memberi manfaat ekonomi secara berkelanjutan.
Kepala BKSDA Sulawesi Utara, Danny H. Pattipeilohy, menilai positif sinergi antara pemerintah daerah dan pengelola kawasan konservasi. Hal itu akan menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian alam dan pengembangan pariwisata.
“Kolaborasi ini menghadirkan kawasan konservasi yang tetap terjaga, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi melalui pengembangan ekowisata yang berkelanjutan. Masyarakat harus menjadi bagian dari manfaat sekaligus menjadi penjaga kawasan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Bitung menargetkan kerja sama tersebut mampu meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan Batu Putih dan Batu Angus. Pemkot Bitung juga berharap peningkatan kunjungan itu dapat ikut membuka lapangan kerja baru, menggerakkan UMKM, memperkuat usaha jasa wisata, serta meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.
Selain memberi dampak ekonomi, kolaborasi itu juga diharapkan memperkuat posisi Kota Bitung sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan di Sulawesi Utara yang mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan. (P-sm)