Hebat! 4 Mahasiswa Faperta Unsrat terbang ke Jepang pelajari ‘smart greenhouse’

Sem Muhaling
Selasa, 9 Juni 2026
Inovasi Kampus 0 231
2 menit membaca

PRIORITAS, 9/6/26 (Manado): Kabar membanggakan datang dari Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Empat mahasiswa terbaik fakultas tersebut mendapat kesempatan langka untuk mengikuti program pengembangan pertanian modern di Jepang setelah dijemput langsung oleh mitra internasional yang tertarik dengan inovasi yang mereka kembangkan.


Keberangkatan mereka menjadi bukti bahwa inovasi dan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Utara mampu bersaing di tingkat global, khususnya dalam bidang teknologi pertanian berbasis smart greenhouse dan post-harvest management. Demikian melansir Meimonews, Selasa (9/6)

Ketertarikan Jepang pada teknologi pertanian modern

Program ini berfokus pada pengembangan sistem pertanian cerdas melalui penerapan teknologi smart greenhouse yang memungkinkan pengelolaan tanaman secara lebih efisien dan presisi. Selain itu, para mahasiswa juga akan memperdalam pengetahuan mengenai sistem penanganan pascapanen (post-harvest) yang menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil pertanian.

Kesempatan tersebut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mempelajari langsung teknologi pertanian maju yang selama ini diterapkan di Jepang, sekaligus memperluas jejaring akademik dan profesional di tingkat internasional.


Bukti kualitas SDM pertanian Sulut

Keberhasilan empat mahasiswa Faperta Unsrat menembus program internasional ini dinilai sebagai pencapaian penting bagi dunia pendidikan tinggi di Sulawesi Utara. Tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa daerah mampu tampil kompetitif dalam pengembangan teknologi pertanian masa depan.

Program tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan sektor pertanian modern.

Diharapkan bawa transfer teknologi ke Daerah

Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh selama berada di Jepang nantinya diharapkan dapat dibawa kembali ke Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, untuk mendukung pengembangan sektor pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi smart greenhouse dan sistem pascapanen yang baik diyakini mampu meningkatkan kualitas produksi, mengurangi kehilangan hasil panen, serta memperkuat daya saing komoditas pertanian daerah di pasar nasional maupun internasional.

Perkuat kerja sama internasional

Keikutsertaan mahasiswa Unsrat dalam program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama internasional antara dunia pendidikan tinggi Indonesia dan Jepang.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan akan lahir berbagai inovasi baru yang dapat menjawab tantangan sektor pertanian modern, sekaligus mencetak generasi muda yang siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan pangan global.

Keberangkatan empat mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat ini menjadi bukti bahwa talenta muda Sulawesi Utara memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam transformasi pertanian modern, baik di tingkat nasional maupun internasional.(P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan