Viral bermain gim saat rapat, Anggota DPRD Jember sampaikan permintaan maaf

Zamir Ambia
Kamis, 14 Mei 2026
NEWS Parlemen 0 245
2 menit membaca

PRIORITAS, 14/4/26 (Jakarta): Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Fraksi Gerindra, Achmad Syahri As-Siddiqi, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka usai aksinya bermain gim online dan merokok saat rapat menjadi sorotan di media sosial. Klarifikasi tersebut disampaikan Syahri melalui video yang beredar di kalangan jurnalis di Jember pada Kamis (14/5/26).


Legislator muda itu mengakui kesalahannya atas tindakan yang dianggap tidak pantas saat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Syahri juga menyadari, perbuatannya telah mengecewakan masyarakat serta merusak citra lembaga legislatif di mata publik.

“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Jember. Secara khusus, permohonan maaf ini juga saya tujukan kepada ketua umum dan DPP Partai Gerindra atas kekhilafan yang saya lakukan,” ucap Achmad Syahri dalam pernyataannya.

Syahri menegaskan kesiapannya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia juga menyatakan bersedia menerima seluruh konsekuensi, termasuk sanksi dari internal Partai Gerindra maupun Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember.


“Saya menyadari tindakan tersebut telah mencoreng citra lembaga. Kejadian ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya agar tidak terulang kembali di masa depan,” tambahnya.

Dia juga berjanji memperbaiki kinerjanya sebagai wakil rakyat dan berkomitmen lebih disiplin dalam mengawal aspirasi masyarakat Jember pada agenda-agenda kedewanan berikutnya.

Sebelumnya, Achmad Syahri menjadi sorotan setelah terekam kamera sedang bermain gim online sambil merokok dalam rapat Komisi D DPRD Jember bersama Dinas Kesehatan Jember pada Senin (11/5/26). Pertemuan yang juga dihadiri BPJS Kesehatan dan para kepala puskesmas se-Kabupaten Jember itu membahas persoalan layanan kesehatan hingga penanganan stunting.

Peristiwa tersebut menuai perhatian publik dan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh anggota legislatif di Kabupaten Jember.

Menanggapi kejadian itu, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim turut menyampaikan permintaan maaf. Ia menegaskan akan memanggil Achmad guna meminta klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf. Kita akan proses karena ini menyangkut etika lembaga DPRD,” kata Halim yang juga ketua DPC Partai Gerindra, dikutip dari Beritasatu.

“Kami akan laporkan ke pimpinan, yang jelas kami akan memproses anggota tersebut baik di partai maupun di lembaga,” tuturnya. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan