Ya, guna memastikan kelancaran pembangunan transportasi publik, Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau MRT Fase 2A Jakarta (Bundaran HI-Monas) yang ditargetkan beroperasi akhir 2027. (‘Courtesy’ Metro TV)PRIORITAS, 13/5/26 (Jakarta): Pemerintah sangat serius terusvmembangun transportasi publik yang terjangkau, aman, nyaman dan terintegrasi. P Terkait itu, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau perkembangan proyek strategis nasional (PSN) MRT Jakarta Fase 2A yang menghubungkan rute Bundaran HI hingga Kota pada Selasa (12/5/26) kemarin.
Adapun kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pembangunan transportasi publik tersebut agar berjalan sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Sementara itu, dalam peninjauan tersebut, Wapres didampingi oleh Menteri Perhubungan, Gubernur Jakarta, serta jajaran direksi PT MRT Jakarta. Gibran memberikan apresiasi terhadap capaian pengerjaan proyek yang saat ini telah mencapai 59 persen.
Sambungan penuh hingga mencapai Stasiun Kota, rampung 2029
Dijelaskannya, jalur MRT dari Bundaran HI menuju Monas ditargetkan akan mulai beroperasi pada akhir 2027. Sementara itu, sambungan penuh hingga mencapai Stasiun Kota diproyeksikan rampung pada 2029 mendatang
Disebutkan juga, sebelum memasuki tahap uji coba operasional, seluruh terowongan pada Fase 2A ini ditargetkan sudah tersambung penuh pada September 2026 nanti.
Hasil kerja bersama
Terkait itu, Wapres Gibran menekankan, pembangunan infrastruktur ini merupakan hasil kerja bersama untuk mewujudkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan terintegrasi. Karenanya, ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan proyek ini.
“Ini adalah kerja-kerja bersama. Untuk mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, terintegrasi ini dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan dari kawasan aglomerasi,” ujar Gibran yang dikutip Metro TV.
Adapun sebagai gambaran keberhasilan moda transportasi ini, MRT Jakarta Fase 1 yang telah beroperasi saat ini tercatat mampu melayani hingga 47 juta penumpang dalam satu tahun. Kehadiran Fase 2A diharapkan dapat semakin meningkatkan mobilitas warga Jakarta dan sekitarnya melalui jaringan kereta bawah tanah yang lebih luas lagi.
“Jika transportasi publiknya aman, nyaman, modern, terintegrasi, saya yakin semuanya akan berbondong-bondong menggunakan transportasi publik. Yang penting aman, nyaman, terintegrasi, modern. Dan yang paling penting sekali lagi aman dan nyaman untuk anak-anak, perempuan, ibu hamil, Lansia, dan kaum Difabel,” tegas Wapres Gibran. (P-*r/Mtv/jr)