Pesan Bahlil: Tuhan mengajarkan kita saling mengasihi, lupakan perbedaan

Johanes Christiaan
Sabtu, 25 April 2026
KESRA Religi 0 248
2 menit membaca

PRIORITAS, 25/4/2026 (Jakarta): Suasana sukacita dan kebersamaan mewarnai Pentas Musik dan Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar Tahun 2026 yang digelar meriah di Tennis Indoor Senayan, Jumat.


Mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17, kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan di tengah keberagaman bangsa.

Acara tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama jajaran pengurus pusat serta sekitar 3.500 umat Kristen dari berbagai wilayah Jabodetabek.

Dalam sambutannya, Bahlil menegaskan bahwa perbedaan identitas seperti suku, daerah, maupun latar belakang tidak lagi relevan untuk diperdebatkan di era modern.


“Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengasihi sesama umat manusia. Nilai itulah yang harus kita junjung tinggi,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa sejak awal berdirinya, Partai Golkar tidak pernah membedakan latar belakang anggotanya.

“Di Golkar tidak pernah membedakan dari mana berasal, suku apa, atau agama apa. Golkar hadir untuk berkarya nyata, seperti kasih yang menembus perbedaan,” tegasnya.

Pentas musik dan doa untuk Indonesia

Rangkaian kegiatan diawali dengan pentas musik rohani yang menghadirkan paduan suara dan musisi, membawakan lagu-lagu pujian yang menyentuh hati. Acara dilanjutkan dengan sesi refleksi dan doa bersama untuk memohon perlindungan, kedamaian, dan kemajuan bagi Indonesia.

Ketua Panitia, Melki Laka Lena, menjelaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan tema Paskah yang ditetapkan oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia dan Konferensi Waligereja Indonesia.

“Makna kebangkitan adalah pembaruan. Kita bangkit dari keterbatasan menuju Indonesia yang lebih maju, damai, dan bermartabat,” ujarnya.

Bantuan dan santunan lintas agama

Selain kegiatan spiritual, Partai Golkar juga menyalurkan berbagai bantuan sosial sebagai wujud kepedulian nyata, di antaranya:

Bantuan renovasi rumah ibadah, khususnya gereja Kristen dan Katolik di berbagai daerah
Santunan kemanusiaan lintas agama, bagi anak panti asuhan dan lansia, baik dari kalangan Kristen/Katolik maupun umat Islam

Menurut Melki, langkah ini merupakan implementasi dari doktrin “karya kekaryaan” yang menjadi semangat Partai Golkar.

“Ini bukti bahwa Golkar hadir untuk semua, tanpa membeda-bedakan. Semua adalah anak bangsa yang harus kita lindungi dan bantu,” pungkasnya. (P-Deon Wonggo)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan