Namun, Donald Trump mengakui persediaan senjata paling mutakhir milik Amerika Serikat belum mencapai level ideal, meski menurutnya kondisinya masih tergolong “baik”.
Kritik Joe Bidden
Dalam pernyataannya, Trump turut menyampaikan kritik terhadap pendahulunya, Joe Biden. Ia menilai pemerintahan sebelumnya terlalu banyak menggelontorkan dana serta perlengkapan militer untuk membantu Ukraina menghadapi perang melawan Rusia.
Trump bahkan menggambarkan bantuan tersebut sebagai langkah “memberikan segalanya” kepada Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, tanpa diiringi upaya memulihkan kembali cadangan persenjataan Amerika.
Sebelumnya, laporan The Wall Street Journal pada Minggu (1/3/26) mengungkap sejumlah pejabat militer Amerika Serikat sempat mencemaskan ketersediaan beberapa jenis amunisi krusial saat menyusun rencana operasi militer terhadap Iran.
Kekhawatiran tersebut terutama terkait persediaan Eudal pencegat pertahanan udara, yang berperan menangkal potensi serangan drone maupun Rudal Balistik Iran terhadap negara-negara di kawasan Timur Tengah tempat pasukan AS ditempatkan. (P-Zamir)


