
Matangkan kesiapan institusi pendirian RSP dan Faked Unima, Rektor bersama Tim bertemu Mendiksaintek RI
PRIORITAS, 26/2/26 (Jakarta): Untuk mematangkan kesiapan institusi dalam rencana pendirian Rumah Sakit Pendidikan (RSP) dan pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked), Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan tim melakukan koordinasi ke Jakarta.
Rektor Unima dan Tim melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Brian Yuliarto di Jakarta, Rabu (25/2/26).
Pertemuan tersebut sebagai bagian dari penguatan layanan pendidikan dan kesehatan di Sulawesi Utara.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Unima memaparkan kesiapan institusi, mulai dari aspek sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga dukungan akademik yang menjadi fondasi pembukaan program studi kedokteran.
Pendirian Rumah Sakit Pendidikan dirancang tidak hanya sebagai wahana praktik mahasiswa, tetapi juga sebagai pusat layanan kesehatan dan pengembangan riset medis yang terintegrasi.
Rektor Unima menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Melalui koordinasi ini, diharapkan proses pendirian RSP dan pembukaan Faked Unima dapat segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta dunia pendidikan.
Dikutip Meimonews, Mendiktisaintek menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya perencanaan yang matang, pemenuhan standar akademik, serta sinergi lintas kementerian dan pemerintah daerah agar proses pendirian dapat berjalan sesuai regulasi yang berlaku. (P-*/wr)