PRIORITAS, 17/2/26 (Jakarta): Pelopor industri estetika dunia, Korea Selatan, memperkenalkan teknologi baru pengencang kulit (skin tightening) generasi terbaru bernama XERF. Produk ini diklaim membuat perawatan kulit menjadi nyaman tanpa bekas merah atau bengkak-bengkak di wajah.
Dalam rilis pers yang dikirim ke media Selasa (17/2/26), disebutkan XERF merupakan teknologi monopolar Radiofrequency (RF) pertama di dunia yang menggunakan dua panjang gelombang sekaligus, yakni 6,78 MHz dan 2 MHz.
Diterangkan, teknologi ini memungkinkan pasien yang melakukan perawatan kulit wajah dapat merasa nyaman saat melakukan treatment-nya.
XERF menggunakan Advanced Integrated Cryogen Delivery (ICD) untuk pendinginan instan, sehingga pasien umumnya merasa nyaman tanpa memerlukan anestesi topikal atau suntikan mati rasa.
“Kombinasi frekuensi ganda ini memungkinkan pengantaran energi tidak hanya lebih dalam, tetapi juga lebih presisi pada area yang membutuhkan. Hasilnya, kulit menjadi lebih halus dan kencang secara optimal namun tetap aman bagi pasien,” tulis pemilik klinik Maharva Clinic Aji Bayu Chandra, sebagaimana dilansir dari Antara.
Diluncurkan di Surabaya
Teknologi XERF juga diklaim tidak meninggalkan bekas perawatan seperti kulit merah dan bengkak-bengkak. Perawatan ini memungkinkan pasien untuk langsung beraktivitas kembali segera setelah prosedur selesai.
Ditambahkan, teknologi medis non-invasif ini resmi melakukan debutnya di Indonesia melalui kolaborasi strategis antara distributor idsMED Aesthetics Indonesia dan Maharva Clinic.
Peluncuran yang digelar di Maharva Clinic Surabaya ini menandai penggunaan pertama teknologi XERF di Tanah Air.
Dikatakan, kehadiran teknologi ini menjadi jawaban atas meningkatnya permintaan pasar terhadap prosedur peremajaan kulit premium tanpa bedah dengan waktu pemulihan yang minimal.
Tak main-main, Food and Drug Administration Amerika Serikat (FDA), dikabarkan telah memberikan persetujuan pada inovasi itu, yang menjamin standar keamanan dan efektivitasnya secara global.
Andy Raharja selaku Vice President idsMED Aesthetics Indonesia, menilai Indonesia merupakan pasar estetika yang sangat dinamis, terutama pada segmen perawatan non-bedah.
Ia mengatakan, kehadiran XERF diposisikan untuk memperkuat standar layanan estetika nasional agar sejajar dengan tren global.
“Kehadiran XERF adalah bagian dari visi strategis kami untuk menghadirkan teknologi global yang relevan dengan kebutuhan pasar lokal. Kami bangga Maharva Clinic menjadi mitra pertama yang mengadopsi standar layanan berbasis sains ini,” kata Andy. (P-*/rwt)