
Timnas voli putri di putaran kedua SEA V Cup 2026 di Chiang Mai, Thailand. (Ist.)PRIORITAS, 9/8/26 (Chiang Mai, Thailand): Tim nasional bola voli putri Indonesia kembali menempati peringkat ketiga pada SEA V Cup 2026, kali ini pada putaran kedua turnamen di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Chiang Mai, Thailand, Minggu (9/8/26).

Posisi yang sama juga diraih Timnas voli putri Indonesia di putaran pertama SEA V Cup 2026 di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, 31 Juli – 2 Agustus 2026 lalu. Thailand juga menjadi juara, dengan Vietnam berada di urutan kedua, dan Filipina posisi buncit.
Di putaran kedua di Chiang Mai, pada pertandingan terakhir melawan Filipina, Tim Merah Putih menyerah 1-3 dengan skor 13-25, 23-25, 25-19, dan 31-33.
Lewat kemenangan tersebut, Filipina mengakhiri putaran kedua sebagai peringkat kedua, sedangkan Indonesia berada di posisi ketiga. Vietnam berada di posisi keempat akibat kalah dari Indonesia dan Filipina dalam pertandingan sebelumnya, kemudian dilibas Thailand di laga penutup Minggu malam.

Diketahui, turnamen SEA V Cup mempertemukan empat tim putri terbaik di kawasan Asia Tenggara.
Dilansir dari Beritasatu.com, Indonesia kesulitan mengimbangi permainan Filipina pada set pertama dan kalah cukup jauh 13-25. Para Srikandi Indonesia itu kemudian memberikan perlawanan lebih ketat pada set kedua, tetapi kembali kalah 23-25.
Timnas voli putri Indonesia mampu memperpanjang pertandingan setelah bangkit dan merebut set ketiga dengan skor 25-19.
Pertarungan sengit kemudian terjadi pada set keempat ketika kedua tim saling mengejar dalam deuce hingga melewati angka 30.
Filipina akhirnya mengamankan set keempat dengan kemenangan 33-31 sekaligus menyudahi pertandingan dengan skor 3-1.
Hasil tersebut memastikan Filipina meraih dua kemenangan dari tiga pertandingan pada putaran kedua dan finis sebagai peringkat kedua.
Luciana Taroreh selaku manajer timnas voli putri Indonesia, mengakui Filipina tampil lebih baik dalam pertandingan tersebut. Menurutnya, Indonesia sebenarnya sempat menunjukkan permainan yang cukup baik, tetapi gagal mempertahankan konsistensi pada sejumlah momen krusial.
“Kami mengakui Filipina bermain lebih baik hari ini. Tim sebenarnya sempat menunjukkan permainan yang cukup baik, tetapi pada beberapa momen penting kami kurang mampu menjaga konsistensi dan masih melakukan sejumlah kesalahan sendiri yang merugikan,” kata Luciana.
Mantan pebola voli putri andalan Timnas Indonesia itu mengatakan, kekalahan tersebut akan menjadi bahan evaluasi tim, terutama terkait stabilitas permainan dan mental bertanding.
“Kekalahan ini tentu menjadi evaluasi bagi kami, terutama untuk meningkatkan stabilitas permainan dan mental bertanding. Kami akan segera melakukan perbaikan agar tim bisa bangkit dan tampil lebih baik pada pertandingan ke depannya,” ucapnya.
Indonesia mengakhiri putaran kedua SEA V Cup 2026 di peringkat ketiga dengan satu kemenangan dan dua kekalahan. Thailand keluar sebagai juara setelah menyapu tiga pertandingan dengan kemenangan, sementara Filipina berada di posisi kedua dan Vietnam menempati peringkat keempat.
Pada pertandingan penutup, Thailand memastikan gelar juara setelah mengalahkan Vietnam 3-0 (25-20, 25-10, dan 25-15). Tuan rumah tampil sempurna sepanjang putaran kedua dengan tiga kemenangan 3-0 dan mengoleksi sembilan poin.
Meski hanya menempati peringkat ketiga, Indonesia membawa pulang satu penghargaan individu. Indah Guretno dinobatkan sebagai libero terbaik SEA V Cup 2026 putaran kedua.
Sementara itu, pemain Thailand Janthawisut Sasipaporn meraih penghargaan pemain terbaik atau MVP. Dia juga terpilih sebagai outside hitter terbaik pada putaran kedua.
Thailand menjadi juara putaran kedua dengan sembilan poin, disusul Filipina dengan enam poin. Indonesia berada di posisi ketiga dengan dua poin, sedangkan Vietnam menutup klasemen dengan satu poin. (P-*/ht)

