Xabi Alonso dipecat sebagai pelatih Real Madrid. (Courtessy Beritasatu.com/AP/Manu Fernandez)PRIORITAS, 13/1/26 (Madrid): Tidak terbesit dipikiran Xabi Alonso akan dipecat Real Madrid setelah kalah dari Barcelona di Piala Super Spanyol. Real Madrid resmi memutuskan kerja sama dengan Xabi Alonso setelah 7 bulan sang legenda klub itu memimpin tim utama di Santiago Bernabeu. Manajemen El Real menunjuk Álvaro Arbeloa sebagai penggantinya.
Alonso berpisah dengan Madrid pada Senin (12/1/26) sore waktu Spanyol. Disebutkan bahwa Alonso mengajukan mundur. Namun, jurnalis Spanyol Edu Aguirre membantah bila Xabi mengundurkan diri. Sepulang dari Jeddah, Arab Saudi, tak ada niatan dari Alonso untuk mundur dari jabatannya. Namun, saat berada di Valdebabe, markas Real Madrid, Alonso diminta mundur.
“Ini kejutan besar, saya tidak menyangka, dan Xabi Alonso juga tidak. Setelah pertandingan, saya diberitahu bahwa tidak ada hal yang tidak biasa di pesawat,” kata Aguirre dilansir dari El Chirunguito. “Tim tiba di Madrid pukul enam pagi, dan tidak ada tanda-tanda apa yang akan terjadi. Tidak ada diskusi,” ucapnya menjelaskan situasi yang terjadi pada Senin (12/1/26) tersebut.
Para pemain Real Madrid pun disebut tidak mengetahui soal pemecatan tersebut. Pemain baru tahu Alonso bukan bagian dari tim lagi melalui pernyataan resmi klub. “Ruang ganti benar-benar terkejut, para pemain tidak menduga pemecatan Xabi Alonso dan tidak tahu siapa yang akan menggantikannya,” ucap jurnalis kondang tersebut.
“Ada selang waktu 10 sampai 20 menit antara kedua pernyataan tersebut dan para pemain bahkan tidak menduga siapa yang akan mengambil alih,” ujarnya seperti dikutip CNNIndonesia. Sementara itu, dilansir dari Madrid Universal, hubungan Alonso dengan pemain Madrid sudah tidak harmonis. Terbaru, Kylian Mbappe tampak tidak hormat dengan Alonso.
“Keputusan Xabi untuk pensiun muncul di tengah meningkatnya rasa frustrasi atas kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan oleh tim dan ruang ganti,” tulis Madird Universal. “Sang manajer terlibat perselisihan langsung dengan beberapa pemain, termasuk Vinicius Jr. dan Federico Valverde,” media tersebut membocorkan nama-nama yang tak mendukung Alonso.
Diumumkan lewat web resminya
Pengumuman itu disampaikan Real Madrid melalui situs web resminya, Senin (12/1/2026) malam WIB, setelah Los Blancos gagal meraih Piala Super Spanyol karena kalah 2-3 atas rival abadinya Barcelona pada laga final di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi.
“Real Madrid mengumumkan berdasarkan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” tulis laman resmi Real Madrid dikutip Beritasatu.com, Selasa (13/1/26).
Real Madrid menyatakan Xabi Alonso akan selalu membawa kasih sayang dan kekaguman dari seluruh Madridista karena ia adalah seorang legenda dan selalu merepresentasikan nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatihnya atas kerja keras dan dedikasi mereka selama masa ini, serta mendoakan yang terbaik bagi mereka dalam tahap baru kehidupan mereka,” tulisnya.
Profil Álvaro Arbeloa
Álvaro Arbeloa telah menjadi pelatih Castilla sejak Juni 2025, dan menghabiskan seluruh karier kepelatihannya di akademi muda Real Madrid sejak 2020. Ia melatih tim U-14 A pada musim 2020-2021 dan menjuarai liga, tim U-16 pada musim 2021-2022, serta tim U-19 dari 2022 hingga 2025.
Sebagai pelatih U-19, Arbeloa meraih treble pada musim 2022-2023 (Liga, Copa del Rey, dan Champions Cup) serta menjuarai Liga pada musim 2024-2025. Sebagai pemain, Álvaro Arbeloa merupakan bagian dari Real Madrid pada salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub. Ia membela El Real antara 2009 dan 2016, dalam 238 pertandingan resmi.
Selama periode tersebut ia memenangkan delapan trofi, dua Liga Champions, satu Piala Dunia Antarklub, satu Piala Super UEFA, satu gelar LaLiga, dua trofi Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol. Bersama tim nasional Spanyol, Álvaro Arbeloa juga menjadi bagian dari era bersejarah. Dia memenangkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan dua kali juara Euro pada 2008 dan 2012 seperti dikutip Beritasatu. Ia mencatatkan 56 penampilan internasional. (P-wr)