Putri cilik Bitung Qianzy Celline Larenggam Top 2 ‘Grand Final World Junior Tourism Ambassador 2026’ sabet 5 gelar di Vietnam

Sem Muhaling
Senin, 3 Agustus 2026
4 menit membaca

PRIORITAS, 3/8/26 (Hanoi, Vietnam): Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Wakil Indonesia, Qianzy Celline Larenggam, mencatat prestasi luar biasa pada ajang Grand Final World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam. Putri cilik asal kota Bitung Sulawesi Utara ini menyabet gelar Winner Junior Face of Tourism 2026. Tak hanya itu, juga berhasil menembus Top 2 Grand Finalist (Final Two Standing) serta memborong sejumlah penghargaan bergengsi lainnya.

Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar Indonesia dalam ajang internasional yang mempertemukan duta-duta pariwisata muda dari berbagai negara. Selama kompetisi berlangsung, Qianzy tampil konsisten hingga menjadi salah satu peserta paling menonjol di hadapan dewan juri.


World Junior Tourism Ambassador 2026

Qianzy Celine Larenggam, putri cilik dari Bitung sukses meraih mahkota Winner Junior Face of Tourism pada ajang World Junior Tourism Ambassador 2026 di Vietnam. (SS Instagram/ppkncilikremaja.nusantara)

Enam hari penuh tantangan, Qianzy tampil memukau

Peserta kompetisi World Junior Tourism Ambassador 2026 terdiri dari delegasi muda Vietnam, Malaysia, Filipina, India, Nepal, Laos, Afrika Selatan, dan Indonesia. Selama enam hari penyelenggaraan, seluruh peserta mengikuti rangkaian penilaian yang meliputi presentasi budaya dan pariwisata, peragaan busana nasional, penampilan bakat, public speaking, hingga kunjungan ke berbagai destinasi wisata dan situs budaya di Vietnam.

Penampilan Qianzy menonjol berkat kemampuan komunikasi, pembawaan diri, wawasan budaya, serta kemampuannya mempromosikan potensi pariwisata Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.

Ayahanda Qianzy, Jemmy Than Larenggam saat dihubungi via Whatsapp menyatakan bangga dan sangat bersyukur atas keberhasilan putri keduanya itu.

“Ok siap pak, ini lagi di bus dari Da Lat menuju Ho Chi Minh, besok pagi kita kirim neh,” tulis sang ayah saat dimintai tanggapan dan informasi tambahan oleh Beritaprioritas.


Borong 5 penghargaan bergengsi World Junior Tourism Ambassador 

Keberhasilan Qianzy tidak berhenti pada gelar utama. Berdasarkan unggahan yang melalui akun Facebook sang ibunda, Vhya Maria, Qianzy juga berhasil membawa pulang sederet penghargaan khusus (special awards), yakni:

  • Winner Junior Face of Tourism 2026;
  • Top 2 Grand Finalist (Final Two Standing);
  • Best Tourism Video Award, melalui video produksi AYFILMS;
  • Best Speech Award, hasil binaan Erasia Putri Kloah, S.Kom dan Jendry Marthin Simbawa;
  • Best Impression Award;
  • Best Hope Star Award, dengan apresiasi kepada Keyti Gorgeous Oliverr Marley Hairdo atas dukungan penampilan dan tata rambut.

Raihan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa Qianzy tidak hanya unggul dari sisi penampilan. Ia juga menujukkan kemampuan berbicara di depan publik dan kreativitas promosi wisata. Bahkan, hingga kepribadian yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi dewan juri.

“Merah putih berkibar adalah kehormatan terbesar dalam hidup saya”

Pada postingan sang ibunda di media sosial, Qianzy mengaku masih sulit mempercayai bahwa dirinya dapat berdiri di panggung dunia sambil membawa bendera Merah Putih.

Ia menyebut kesempatan mewakili Indonesia sebagai salah satu kehormatan terbesar dalam hidupnya.

“Berdiri di sini hari ini sambil membawa bendera negara saya dengan penuh kebanggaan masih terasa seperti mimpi yang indah. Mewakili Indonesia di panggung internasional merupakan salah satu kehormatan terbesar dalam hidup saya.”

Qianzy juga mengungkapkan bahwa seluruh tantangan, pengorbanan, latihan, serta kerja keras selama masa persiapan akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan.

Menurutnya, keberhasilan menembus dua besar dunia menjadi bukti bahwa mimpi dapat terwujud melalui semangat, keberanian, disiplin, dan keyakinan.

“Prestasi ini mengingatkan saya bahwa mimpi benar-benar bisa menjadi kenyataan jika berperjuang dengan semangat, keberanian, dan keyakinan.”

Di akhir pesannya, Qianzy menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan serta mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pelatih, tim pendukung, panitia, masyarakat Indonesia, dan Vietnam sebagai tuan rumah penyelenggaraan kompetisi.

Indonesia dominasi ajang dunia

Melansir laporan Tribunenews, keberhasilan Indonesia semakin lengkap dengan prestasi delegasi lainnya, Hidayat Faturrahman dari Sulawesi Barat. Hidayat berhasil menyabet gelar Grand Winner World Junior Tourism Ambassador 2026. Kesuksesan ini ia raih setelah memperkenalkan potensi wisata Pulau Karampuang kepada peserta dari berbagai negara.

Dominasi dua wakil Indonesia tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda Tanah Air mampu bersaing di tingkat internasional. Keduanya juga sekaligus menjadi duta yang efektif dalam memperkenalkan budaya, pariwisata, dan kekayaan Indonesia kepada dunia.

Dari Bitung menuju panggung dunia

Bagi Qianzy, prestasi di Vietnam merupakan kelanjutan dari perjalanan panjang yang sejak di Indonesia. Sebelum tampil di tingkat internasional, ia terlebih dahulu meraih gelar Princess World Junior Tourism Ambassador Indonesia 2026, yang mengantarkannya menjadi wakil resmi Indonesia pada kompetisi dunia tersebut.

Keberhasilannya di Vietnam semakin menegaskan kiprah putri asal Kota Bitung, Sulawesi Utara, sebagai salah satu duta muda pariwisata Indonesia yang mampu bersaing di level internasional.

Dengan sederet gelar yang diraih, Qianzy tidak hanya mengharumkan nama Indonesia, tetapi juga memperlihatkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki kualitas, karakter, serta kemampuan komunikasi yang mampu mendapat pengakuan dunia. (P-sm)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan