Para penumpang satu persatu turun dari pesawat Somalia yang patah sayap setelah mendarat darurat di tepi pantai akibat gangguan mesin.(aussom)PRIORITAS, 11/2/26 (Mogadishu): Seorang pilot Starsky Aviation terpaksa nekad mendaratkan pesawat yang mengalami gangguan mesin di tepi pantai, di Mogadishu, Somalia. Aksinya itu berhasil menyelamatkan 55 penumpang termasuk awak.
Pesawat jenis Fokker-50 itu awalnya lepas landas dari bandara internasional Mogadishu dan hendak menuju kota Gaalkacyo di utara, namun mengalami masalah teknis sekitar 15 menit setelah terbang.
Pilot kemudian memutuskan untuk Return to Base. Tetapi saat kembali ke bandara, pesawat tersebut melewati landasan pacu.
Karena khawatir pesawat bisa tiba-tiba jatuh, pilot langsung melakukan pendaratan darurat di pinggir pantai yang berair, di Samudera Hindia.
Meski mengalami guncangan hebat dan sayap pesawat patah, tetapi seluruh 55 orang penumpang termasuk lima awak berhasil selamat.
Seperti dikutip Beritaprioritas.com dari Sky News, hari Rabu (11/2/2026), tidak ada korban luka dalam insiden yang terjadi di dekat bandara utama negara itu.
“Pesawat Starsky Aviation lepas landas dari Bandara Internasional Aden Abdulle di Mogadishu dan menuju kota Gaalkacyo di utara ketika mengalami masalah teknis sekitar 15 menit setelah lepas landas”, kata Menteri Perhubungan, Mohamed Farah Nuh.
Pesawat tersebut mengalami kerusakan setidaknya satu sayap patah tetapi bagian lainnya utuh, tergeletak di garis pantai.Penyebab kecelakaan akan diselidiki.
CEO Starsky Aviation, Ahmed Nur, mengatakan pesawat tersebut keluar jalur landasan pacu sebelum akhirnya berhenti di tepi Samudra Hindia dekat bandara. “Tidak ada cedera, tidak ada kematian”, katanya.
Otoritas Penerbangan Sipil Somalia menyatakan dalam sebuah pernyataan pada pukul 13.17 waktu setempat, sebuah pesawat dengan nomor registrasi 60-YAS, jenis F50, mengalami insiden.
Semua penumpang selamat dari insiden tersebut segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk evaluasi medis.(P-Jeffry W)