Perayaan Natal gabungan orang Indonesia Melbourne tingkatkan persatuan

Johanes Christiaan
Senin, 29 Desember 2025
NEWS Religi 0 584
3 menit membaca

PRIORITAS, 29/12/2025 (Melbourne): Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Perayaan Natal Gabungan (Joint Christmas Celebration) warga Indonesia di Melbourne, Minggu (28/12/25). Perayaan lintas organisasi ini menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan diaspora Indonesia di tanah rantau.

Natal gabungan tersebut diinisiasi oleh tiga komunitas besar, yakni ASIK, Tondano Club Melbourne, dan Convenor Indonesian Fellowship. Ratusan warga Indonesia dari berbagai latar belakang hadir, larut dalam ibadah yang khidmat sekaligus menjadi ajang melepas rindu di tengah kesibukan hidup di Australia.

Ibadah Natal dipimpin oleh Ps. Glyn Howells dari Multicultural Division Glen Waverley United Church Australia. Pujian Natal mengalun indah dari Simbolon Sisters, warga Kawanua Melbourne, serta kelompok pujian dari ASIK, organisasi yang sebagian besar anggotanya telah menetap di Australia lebih dari 15 tahun.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Perayaan Natal Gabungan (Joint Christmas Celebration) warga Indonesia di Melbourne, Minggu (28/12/25). (dok. pribadi)

Inisiator kegiatan sekaligus pimpinan Convenor Indonesian Fellowship, Lucky Kalonta, menyampaikan bahwa Natal gabungan ini bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan ruang kebersamaan bagi orang Indonesia yang terpisah oleh jarak, pekerjaan, dan rutinitas.

“Perayaan ini menjadi tempat melepas rindu, saling menguatkan, dan mempersatukan orang Indonesia di Melbourne,” ujar Kalonta dalam sambutannya.

Ia juga mengapresiasi peran ASIK dan Tondano Club Melbourne yang selama ini aktif menunjukkan kepedulian sosial, termasuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat Indonesia saat terjadi bencana alam di Tanah Air.

Apresiasi turut disampaikan Konsul Jenderal Republik Indonesia untuk Melbourne, Yohanis Jatmiko. Ia menyatakan kebanggaannya melihat warga Indonesia di Australia tidak hanya menjaga identitas dan iman, tetapi juga terus peduli terhadap sesama.

“Organisasi-organisasi ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi wadah kepedulian dan kebersamaan orang Indonesia,” katanya.

Dari pihak gereja, Church Councils Secretary David Morgan menyampaikan pujian atas semangat persatuan warga Indonesia yang aktif beribadah dan menjadi bagian penting dalam pembinaan gereja di Australia. Hal senada disampaikan Advisor Church Council Australia, Helen Stuart, yang mengaku bangga dapat berjalan bersama komunitas Indonesia dalam memperkuat iman Kristen di Australia.

Perwakilan Tondano Club Melbourne, Marlita Korua, dalam pesan Natalnya berharap sukacita Natal membawa harapan baru, sekaligus menjadikan teladan Yesus Kristus sebagai pedoman hidup orang Indonesia di perantauan.

Perayaan Natal gabungan ini turut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Ketua Tondano Club Australia Jerry Pontonuwu serta mantan Ketua KMA, Dr. Conny Rontinsuli, SH, MH.

Di tengah gemerlap Natal, perayaan ini menjadi bukti bahwa jarak geografis tak mampu memisahkan semangat persaudaraan. Dari Melbourne, warga Indonesia menunjukkan bahwa persatuan, iman, dan kepedulian tetap terjaga—untuk Australia, dan untuk Indonesia. (P-jr/bwl)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025