Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini.Dok/menpan.go.id)PRIORITAS, 20/1/26 (Jakarta): Konsep pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil atau CPNS tengah dirancang oleh pemerintah. Namun, belum jelas apakah akan dibuka pada 2026 atau setelahnya.
Menurut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini, peluang terbesar pembukaan CPNS dalam waktu dekat ialah untuk para lulusan baru alias fresh graduate.
“Tentunya saya concern ya terhadap teman-teman dari fresh graduate ya,” ungkap Rini saat ditemui di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/1/26) sebagaimana dilansir dari CNBC Indonesia.
Menurut Rini, pemerintah hingga kini pun masih menghitung kebutuhan CPNS terbaru, dengan menantikan data usulan dari Kementerian atau Lembaga (K/L).
“Sedang kita hitung dulu, nanti kementerian lembaga tentunya harus sudah mempersiapkan diri untuk kebutuhan pegawainya,” jelas Rini.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh sebelumnya mengungkapkan, jumlah ASN yang saat ini sudah sebanyak 5,6 juta orang masih akan bertambah hingga akhir tahun 2025. Jumlah ASN itu terdiri dari kategori PPPK 1,98 juta dan PNS 3,59 juta.
Namun jumlah ASN terbaru per tahun ini pun kata Zudan, telah mengalami penambahan pesat, dari per awal Januari 2025 secara total yang sejumlah 4,2 juta orang, atau ada penambahan sekitar 1,4 juta ASN sepanjang tahun ini hingga November 2025.
“Dan Insyaallah di 1 Desember bertambah lagi karena proses penetapan SK (surat keputusan) PPPK penuh waktu dan paruh waktu terus berjalan,” katanya. (P-*r/am)