Operasi SAR kecelakaan kereta Bekasi rampung, seluruh korban berhasil dievakuasi

Zamir Ambia
Selasa, 28 April 2026
Jakarta NEWS 0 285
3 menit membaca

PRIORITAS, 28/4/26 (Jakarta): Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan proses penyelamatan serta evakuasi korban kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, rampung dalam waktu kurang dari 12 jam.


“Seluruh potensi SAR telah menyelesaikan operasi SAR dengan penanganan khusus kurang dari 12 jam. Seluruh tim SAR sudah kami kembalikan ke unit masing-masing,” ucap Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Jakarta, Selasa (28/4/26).

Sebagaimana informasi yang didapatkan dari Antara, Syafii menyebut operasi SAR yang dimulai pada Senin (27/4/2026) pukul 20.55 WIB secara resmi selesai pada Selasa pukul 08.00 WIB.

Tim SAR gabungan menjalankan proses evakuasi secara hati-hati, khususnya terhadap lima korban yang sempat terhimpit material besi dalam keadaan hidup. Proses ekstrikasi dilakukan tanpa memindahkan lokomotif maupun gerbong secara langsung guna menjaga keselamatan korban.


“Saat itu ada lima korban yang masih dalam kondisi terjepit dan harus kita laksanakan ekstrikasi sehingga korban bisa diselamatkan tanpa dampak luka yang lebih berat. Itulah mengapa lokomotif tidak langsung ditarik bersamaan dengan gerbong,” tuturnya.

Syafii mengatakan seluruh korban yang berhasil dievakuasi dari lokasi jepitan berjenis kelamin perempuan. Semua korban, baik yang selamat maupun meninggal dunia, telah dilarikan ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan lanjutan.

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan