
NewJeans telah meraih kesuksesan luar biasa sejak debut mereka pada Juli 2022 (FOTO/BBC).
PRIORITAS, 30/12/25 (Jakarta): Grup K-pop papan atas NewJeans kembali menghadapi gejolak besar setelah kehilangan salah satu anggotanya, menambah panjang konflik mereka dengan agensi Ador yang telah berlangsung hampir satu tahun.
Pada 2024, NewJeans mengumumkan keputusan untuk meninggalkan Ador dengan tuduhan adanya pelecehan di lingkungan kerja, tudingan yang kemudian dibantah oleh pihak agensi. Keputusan tersebut memicu sengketa hukum berkepanjangan, hingga akhirnya pengadilan memutuskan pada Oktober tahun ini NewJeans wajib tetap berada di bawah naungan Ador sampai 2029. Sebulan kemudian, kelima anggota menyatakan akan kembali ke agensi tersebut.
Namun harapan penggemar pupus pada Senin, saat Ador mengumumkan pemutusan kontrak dengan Danielle Marsh. Keputusan ini menutup peluang kembalinya NewJeans sebagai grup lengkap dan memicu reaksi emosional dari penggemar. Di media sosial, banyak penggemar menyuarakan slogan “NewJeans is five or nothing”, sementara lainnya mempertanyakan alasan Danielle menjadi satu-satunya anggota yang dikeluarkan.
“Ini sama sekali tidak masuk akal. NewJeans tanpa Danielle bukan NewJeans. Kembalikan Danielle,” tulis seorang penggemar di X. Ungkapan kekecewaan serupa juga bermunculan di Instagram, dengan sebagian penggemar menyerukan kebebasan bagi seluruh anggota NewJeans.
Hingga kini, Danielle Marsh belum memberikan pernyataan publik. Pada hari yang sama, Ador menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap mantan CEO Min Hee-jin serta salah satu anggota keluarga Danielle, yang dinilai memiliki peran besar dalam konflik ini.
Ador juga menyebut para anggota NewJeans terpapar informasi yang dinilai menyimpang dan tidak seimbang, sehingga memicu kesalahpahaman serius terhadap pihak agensi. Dalam pernyataannya, Ador turut menyebut dua anggota lain: Hanni, yang memilih bertahan setelah melalui pembicaraan panjang bersama keluarga, serta Minji, yang masih menjalani proses diskusi dengan agensi.
Situasi ini menambah ketidakpastian yang sebelumnya sempat muncul pada November, ketika Ador mengumumkan hanya Hyein dan Haerin yang akan kembali. Kekhawatiran akan perpecahan grup sempat mereda setelah Hanni, Danielle, dan Minji menyatakan ikut kembali beberapa jam kemudian.
Kritikus musik Lim Hee-yun menilai NewJeans sebagai grup penting yang membawa perubahan besar bagi K-pop perempuan. Ia menyebut harapan publik untuk melihat NewJeans kembali sebagai lima anggota kini tidak lagi mungkin terwujud. Menurutnya, kondisi ini berpotensi mendorong Ador merekrut anggota baru, terutama jika Minji juga memutuskan hengkang.
Ia juga menyoroti tantangan besar bagi grup dengan hanya tiga anggota di industri K-pop, yang sangat memperhatikan chemistry dan hubungan antar member. Masa depan Danielle Marsh sebagai musisi pun dinilai tidak mudah, mengingat kontroversi ini dapat memengaruhi pandangan publik maupun industri. Opsi berkarier solo sebagai aktris, model, atau influencer dinilai lebih realistis.
NewJeans, yang kini berusia 17 hingga 21 tahun, meraih kesuksesan besar sejak debut pada Juli 2022. Setahun kemudian, mereka tercatat sebagai artis dengan penjualan terbesar kedelapan di dunia, dengan gaya musik yang memadukan R&B era 1990-an dan pop manis modern.
Konflik dengan Ador memuncak pada 2024 setelah pemecatan mantan CEO Min Hee-jin, sosok yang dianggap sebagai mentor oleh para anggota. NewJeans kemudian menuding adanya perlakuan tidak adil serta manipulasi komunikasi, sebelum mengumumkan keinginan untuk keluar dari agensi. Gugatan Ador untuk mencegah kepergian tersebut berujung kemenangan hukum, dengan putusan pengadilan yang mewajibkan NewJeans tetap terikat kontrak hingga 2029. (P-Gio R)