Tinggalkan Argentina demi Barcelona
Karier gemilang Messi ternyata menyimpan sisi kelam di bangku sekolah. Kepindahannya ke Barcelona pada usia 13 tahun memorak-porandakan ritme pendidikannya.
“Tahun terakhir saya bersekolah di Argentina adalah bencana. Saya tahu bahwa saya akan pergi ke Barcelona,” ungkapnya.
Messi melanjutkan pendidikan menengah di akademi La Masia bersama sesama pemain muda. Lapangan hijau dan ruang kelas ia tapaki dalam waktu bersamaan di Spanyol.
Delapan Ballon d’Or tidak mengubah cara Messi memandang keterbatasannya. Ia justru menjadikan bahasa Inggris yang tak pernah ia kuasai sebagai pengingat pentingnya pendidikan.
“Sepak bola mengajarkan banyak hal, memberikan banyak nilai. Sepak bola menciptakan ikatan seumur hidup. Anda mengenal berbagai tempat,” pungkasnya. (P-Khalied M)