Pramugari pesawat carter Indoneaia Air Transport, Florencia Lolita Wibisono atau Olen, semasa hidup. (Ist.)PRIORITAS, 23/1/26 (Jakarta): Jenazah Florencia Lolita Wibisono yang akrab disapa Olen, pramugari pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, diterbangkan ke Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (23/1/26) subuh. Menurut keterangan pihak keluarga, jenazah Olen akan dimakamkan di Kota Tondano, Minahasa, Sulut, tempat ia dibesarkan.
Pada Kamis kemarin, jenazah perempuan 33 tahun itu disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, setelah diterbangkan dari Makassar.
Sejumlah karangan bunga dilaporkan memenuhi rumah duka. Satu di antaranya dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono. Diketahui, tiga pegawai KKP ikut menjadi korban kecelakaan pesawat Indonesia Air Transport yang selama ini menjalin kerjasama dengan KKP.
Dimakamkan di Tondano
Terkait kabar kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air, kakak ipar korban Felix Agoes yang ditemui wartawan di rumah duka Kamis, mengatakan, setelah menerima kabar bahwa pesawat di mana Olen menjadi awak pramugari hilang kontak pada Sabtu (17/1/26), keesokan harinya keluarga langsung berangkat ke Makassar, Sulawesi Selatan.
Felix mengatakan, selama proses pencarian hingga evakuasi, keluarga difasilitasi Indonesia Air, perusahaan tempat Olen bekerja.
Ia menjelaskan, jenazah Olen baru berhasil dievakuasi pada hari keempat (Rabu, 21/1/26) setelah kecelakaan akibat cuaca buruk dan medan yang sulit.
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan di Makassar untuk proses identifikasi.
“Jadi hari keempat malam itu sampai di Bhayangkara, rumah sakit. Paginya kami dapat kabar kepastian kalau itu (jasad) Olen, sehingga kami sekeluarga langsung ke sana (RS), ngadain penutupan peti dan lain-lain,” kata Felix saat ditemui media di Grand Heaven Pluit pada Kamis (22/1/2026) seperti dilasnir Beritaprioritas dari dari Kompas.com, Jumat (23/1/26) pagi.
Felix menerangkan, setelah diserahkan kepada pihak keluarga, jenazah diterbangkan ke Jakarta menggunakan pesawat kargo dan tiba Kamis subuh sekitar pukul 02.00 WIB dan disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit.
Terkait pemakaman, Felix mengatakan jenazah Olen akan dimakamkan di Tondano, Sulawesi Utara. “Kalau dimakamkannya, di Tondano, di Manado. Karena memang Olen besarnya lama di sana. Jadi ada di Tondano. Kami akan bawa nanti malam,” ujarnya. (P-*/hdt)