Jakarta-Jeju resmi jadi ‘Sister City’, fokus pariwisata hingga energi

Khalied Malvino
Minggu, 26 April 2026
EKBIS Ekonomi 0 190
2 menit membaca

PRIORITAS, 26/4/26 (Jakarta): Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperluas jejaring global dengan menjalin kerja sama sister city bersama Jeju, Korea Selatan.


Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan lintas sektor, mulai dari pariwisata hingga energi berkelanjutan.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Gubernur Jeju Oh Young-hun di KBRI Seoul.

Dalam kerja sama ini, sejumlah sektor strategis menjadi fokus utama kedua pihak.


“Yang dikerjasamakan, yang pertama, berkaitan dengan pariwisata. Kemudian, berkaitan dengan energi terbarukan, ekonomi digital,” kata Pramono, seperti dikutip Minggu (26/4/26).

Ia menilai Jeju sebagai mitra yang relevan, terutama dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis keberlanjutan serta energi ramah lingkungan.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga dipandang sebagai langkah konkret Jakarta dalam memperkuat posisi di tingkat global.

Pramono optimistis kolaborasi tersebut akan mendorong percepatan visi Jakarta untuk masuk dalam jajaran 50 besar kota dunia pada 2030.

Selain aspek pemerintah, kerja sama ini juga mencakup hubungan yang lebih luas.

Menurutnya, pola kolaborasi tidak hanya berhenti pada level pemerintahan, tetapi juga menyasar dunia usaha hingga interaksi antar masyarakat.

“Secara prinsip, kerja sama antara kedua kota itu juga mengembangkan pemerintah dengan pemerintah, bisnis dengan bisnis, dan rakyat dengan rakyat,” ujarnya.

Ia pun berharap implementasi kerja sama ini tidak berhenti pada tataran kesepakatan semata.

“Saya sungguh sangat gembira. Ini adalah sister city yang mudah-mudahan implementasinya di lapangan akan berjalan dengan baik, yang membawa manfaat dan keberuntungan dari kedua belah pihak,” ujar Pramono. (P-Khalied M)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan