IHSG menguat 15 Poin, ditutup di level 6.971

Zamir Ambia
Senin, 4 Mei 2026
Bursa NEWS 0 258
2 menit membaca

PRIORITAS, 4/5/26 (Jakarta): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pada Senin (4/5/2026) di zona positif. Indeks bertambah 15,15 poin atau naik 0,22 persen sehingga berada di posisi 6.971,9.


Di Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi tercatat mencapai Rp21,02 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 340 saham mengalami kenaikan, 376 saham terkoreksi, dan 243 saham tidak berubah. Sementara itu, volume transaksi tercatat sebesar 58,2 miliar saham dengan frekuensi perdagangan mencapai 2,4 juta kali.

Dari sisi sektoral, kenaikan paling besar dibukukan oleh sektor barang konsumen primer yang melonjak 2,53 persen. Selanjutnya diikuti sektor barang konsumen nonprimer sebesar 1,53 persen, sektor infrastruktur 0,96 persen, serta sektor perindustrian yang naik tipis 0,03 persen.

Di sisi lain, beberapa sektor justru mencatat pelemahan, di antaranya sektor kesehatan yang turun 1,63 persen, sektor teknologi 1,56 persen, sektor transportasi 1,52 persen, sektor energi 1,2 persen, sektor barang baku 0,69 persen, sektor keuangan 0,16 persen, serta sektor properti yang terkoreksi 0,01 persen.


Pilarmas Investindo Sekuritas menilai penguatan pasar saham di kawasan Asia ikut menjadi pendorong naiknya IHSG, seiring meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah yang disambut positif oleh investor.

Sentimen tersebut semakin menguat setelah Donald Trump menyampaikan adanya perkembangan dalam proses negosiasi damai dengan Iran, sekaligus rencana pengamanan jalur distribusi di kawasan Selat Hormuz.

BPS catat inflasi

Dari dalam negeri, katalis positif juga berasal dari rilis data ekonomi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi April 2026 sebesar 0,13 persen secara bulanan (month to month/mtm) dan 2,42 persen secara tahunan (year on year/yoy), yang dinilai tetap terkendali.

Selain itu, neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2026 membukukan surplus sebesar US$3,32 miliar. Capaian ini didukung oleh ekspor senilai US$22,53 miliar yang tumbuh 3,1 persen, serta impor sebesar US$19,21 miliar yang naik 1,51 persen.

Pada perdagangan hari ini, sejumlah emiten mencatat lonjakan harga yang cukup tajam. PT Bumi Citra Permai Tbk melesat 34,85 persen ke Rp89, diikuti PT Wijaya Cahaya Timber Tbk yang naik 34,83 persen menjadi Rp120, serta PT Yanaprima Hastapersada Tbk yang menguat 24,69 persen ke posisi Rp1.515.

PT DFI Retail Nustantara

Kenaikan juga dialami PT DFI Retail Nusantara Tbk yang bertambah 24,47 persen menjadi Rp590 dan PT MD Entertainment Tbk yang naik 23,95 persen ke Rp2.950.

Sebaliknya, beberapa saham justru mencatat penurunan signifikan. PT Asuransi Dayin Mitra Tbk turun 14,63 persen ke Rp525, PT Sidomulyo Selaras Tbk melemah 14,29 persen menjadi Rp108, dan PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk terkoreksi 14 persen ke Rp86.

Selain itu, PT Paramita Bangun Sarana Tbk turun 13,04 persen menjadi Rp1.000 dan PT Black Diamond Resources Tbk melemah 12,12 persen ke level Rp58. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan