PRIORITAS, 15/3/2026 (Depok): Upaya memperkuat pelayanan gereja di era digital terus dilakukan GPIB Pelita Hidup. PHMJ kembali menggelar Pelatihan Broadcast, Multimedia, dan Sosial Media sesi kedua pada Sabtu (14/3/2026), sebagai bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna Jemaat GPIB Pelita Hidup, Depok ini merupakan kelanjutan dari sesi pertama yang telah dilaksanakan pada Sabtu pekan sebelumnya. Baca: https://beritaprioritas.com/pakar-imde-paparkan-pentingnya-live-streaming-dalam-pelayanan-digital/
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan siaran digital, produksi konten multimedia, serta pemanfaatan media sosial agar pelayanan gereja dapat menjangkau jemaat secara lebih luas, efektif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Pelatihan masih menghadirkan narasumber yang sama, Teguh Setiawan, Dekan Vokasi Institut Media Digital Emtek, yang memberikan lanjutan materi tentang pemanfaatan platform broadcast dan multimedia untuk mendukung pelayanan ibadah secara digital.
Di awal pemaparannya, Teguh kembali mengingatkan bahwa kegiatan live streaming dalam ibadah tidak hanya sekadar menyiarkan secara langsung, tetapi harus dikemas secara menarik agar pesan yang disampaikan kepada jemaat dapat diterima dengan baik.
Menurutnya, salah satu platform yang diperkenalkan dalam pelatihan tersebut adalah Open Broadcaster Software (OBS) yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan live streaming. Selain gratis, platform ini juga dinilai mudah dioperasikan selama pengguna memahami alur kerja dan memaksimalkan fitur yang tersedia.
Pada kesempatan yang sama, peserta pelatihan juga langsung diajak melakukan praktik live streaming untuk memahami penggunaan fitur-fitur yang ada serta meningkatkan kualitas tampilan siaran.
Ketua PHMJ, Pendeta Maria Silahooij-Soleman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang telah berlangsung dua kali tersebut dan menilai adanya peningkatan kemampuan peserta.
“Terima kasih Pak Teguh, jangan bosan datang ke GPIB Pelita Hidup. Kami terbuka untuk berbagi ilmu, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan pelayanan digital,” ujar Pendeta Maria.
Ia juga berharap gereja dapat segera memanfaatkan teknologi digital seperti perangkat lunak presentasi ibadah WeWorship untuk mendukung pelayanan yang lebih modern dan efektif. ”Saya lihat dibeberapa jemaat di lingkungan GPIB telah menggunakan WeWorship dalam mendukung pelayanannya,” katanya.
Sementara itu, pelaksana kegiatan yang juga bertindak selaku moderator, Tomi Soplanit mengatakan, pelatihan ini menjadi sarana belajar bersama untuk mendukung pelayanan ibadah berbasis digital yang lebih kreatif dan berdampak.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kita semua,” ujarnya.
Pelatihan diikuti oleh Komisi Inforkom Litbang, pengurus Pelkat, pengurus komisi, serta presbiter di lingkungan jemaat. Menurut Tommy, kegiatan ini merupakan sesi kedua dan akan dilanjutkan dengan sesi ketiga dan keempat setelah perayaan Idulfitri.
Sesi ketiga akan berfokus pada pendalaman teknik live streaming yang dikhususkan bagi tim multimedia, sementara sesi keempat akan membahas etika dan strategi bermedia sosial yang baik dalam mendukung pelayanan gereja di era digital. (P-dave)








