Tonton Youtube BP

Dari Maluku hingga Jawa, RI Kebut pembangunan 15 bendungan baru di era Prabowo

Wilson Lumi
2 Nov 2025 09:13
3 minutes reading

PRIORITAS, 2/11/25 (Jakarta): Swasembada pangan ternyata tidak sekedar isapan jempol. Pemerintah tengah berupaya membangun berbagai infrastruktur bagi sektor pertanian Indonesia agar keinginan tersebut tidak lalu dengan sia-sia.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan 15 bendungan baru di berbagai daerah Indonesia. Proyek besar ini diharapkan memperluas layanan irigasi sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional.

Bendungan-bendungan tersebut akan menambah layanan irigasi baru seluas 184.515 hektare (ha), serta mengairi lahan-lahan yang selama ini bergantung pada hujan melalui pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 1.805 unit untuk 18.424 ha area sawah.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam keterangannya diterima Minggu (2/10/25) menegaskan, pembangunan bendungan harus berjalan seiring dengan pembangunan jaringan irigasi yang memadai.

“Bendungan tidak bisa berdiri sendiri. Ia harus diikuti dengan saluran konektivitas dan jaringan irigasi. Dengan suplai air yang berkelanjutan, produktivitas pertanian meningkat, dan kesejahteraan petani ikut terdongkrak,” ujar Dody.

Dengan rampungnya 15 bendungan tersebut, layanan irigasi diproyeksikan meningkat dari 184.515 ha menjadi 263.055 ha, dan luas tanam dari 277.775 ha menjadi 483.163 ha.

Tak hanya memperluas area tanam, peningkatan suplai air ini juga diharapkan menaikkan hasil panen dari 1,4 juta ton menjadi 2,34 juta ton per tahun, serta menaikkan indeks pertanaman (IP) dari 150% menjadi 262%. Artinya, petani yang semula hanya bisa menanam sekali setahun akan mampu menanam dua hingga tiga kali.

“Kementerian PU memastikan, keterhubungan antara bendungan sebagai tampungan air dengan sistem irigasi primer, sekunder, hingga tersier terus diperkuat,” tegas Dody.

Total kebutuhan anggaran untuk 15 proyek ini mencapai Rp 47,84 triliun, dengan target penyelesaian sebelum tahun 2029. Dari 15 bendungan tersebut, 10 proyek sudah mencapai progres konstruksi di atas 60%. Capaian tertinggi diraih oleh Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Maluku, dengan progres 94,59%.

Bendungan Way Apu memiliki kapasitas tampung 50,05 juta m³, luas genangan 273,79 ha, dan potensi irigasi mencapai 10.562 ha — menjadikannya tulang punggung baru ketahanan air dan pangan di wilayah timur Indonesia.

Dari infrastruktur ke ketahanan pangan

Selama periode 2015–2025, Kementerian PU telah menyelesaikan 53 bendungan, serta membangun jaringan irigasi baru sepanjang 70 kilometer untuk layanan 13.000 ha lahan.

Beberapa bendungan seperti Tanju, Rukoh, Pidekso, Tugu, dan Tukul kini tengah dilengkapi saluran outlet untuk memperluas layanan air. Selain itu, jaringan irigasi eksisting sepanjang 1.353 km juga direhabilitasi untuk mempertahankan layanan pada 203.000 ha lahan.

Langkah besar ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur pertanian dan memastikan setiap tetes air membawa manfaat bagi petani Indonesia.

Dikutip dari CNBC Indonesia, berikut daftar 15 bendungan baru tersebut:
1. Bendungan Tiga Dihaji – OKU Selatan, Sumatra Selatan
2. Bendungan Cibeet – Cariu-Jonggol, Bogor, Jawa Barat
3. Bendungan Cijurey – Jonggol, Bogor, Jawa Barat
4. Bendungan Bener – Purworejo, Jawa Tengah
5. Bendungan Karangnongko – Perbatasan Blora (Jateng) & Bojonegoro (Jatim)
6. Bendungan Jragung – Semarang, Jawa Tengah
7. Bendungan Cabean – Blora, Jawa Tengah
8. Bendungan Bagong – Trenggalek, Jawa Timur
9. Bendungan Manikin – Kupang, Nusa Tenggara Timur
10. Bendungan Mbay – Nagekeo, Nusa Tenggara Timur
11. Bendungan Jenelata – Gowa, Sulawesi Selatan
12. Bendungan Way Apu – Buru, Maluku
13. Bendungan Budong-Budong – Mamuju Tengah, Sulawesi Barat
14. Bendungan Riam Kiwa – Banjar, Kalimantan Selatan
15. Bendungan Bulango Ulu – Bone Bolango, Gorontalo.
(P-*/bwl)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x