Bersurat ke RFEF, Barcelona protes soal VAR dan kinerja wasit

Wolter Rumapar
Senin, 16 Februari 2026
BOLA 0 378
2 menit membaca

PRIORITAS, 16/2/26 (Spanyol): Barcelona menyampaikan keprihatinan mendalam atas sejumlah keputusan wasit yang dinilai merugikan serta tidak konsisten sepanjang musim ini. Keputusan untuk mengirimkan protes resmi ini, diambil setelah tim asuhan Hansi Flick menelan kekalahan 0-4 dari Atletico Madrid pada semifinal Piala Raja Spanyol atau Copa Del Rey.

Adaoun FC Barcelona telah mengirimkan surat resmi kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) pada Sabtu, 14 Februari 2026. Surat tersebut ditujukan kepada sejumlah pengurus Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) seperti presiden RFEF, presiden komite teknik wasit (CTA), dan direktur bidang hukum.

Barcelona menilai terdapat perbedaan keputusan dalam kasus pelanggaran yang serupa, khususnya terkait sanksi disiplin. Perbedaan tersebut dianggap menimbulkan persepsi standar ganda yang tidak sejalan dengan prinsip keadilan, kesetaraan, dan kepastian hukum dalam kompetisi.

Penafsiran insiden handball

Kubu Blaugrana juga menyoroti inkonsistensi dalam penafsiran insiden handball di area penalti, bahkan dalam pertandingan yang dipimpin wasit yang sama. Situasi ini dinilai memunculkan kesan keputusan yang tidak konsisten dan sulit diprediksi.

Barcelona turut menilai kesalahan wasit seharusnya tidak dipandang sekadar insiden terpisah. Klub menyebut terdapat akumulasi kesalahan signifikan sepanjang musim yang dinilai berdampak langsung terhadap integritas kompetisi dan merugikan tim.

Dalam surat tersebut, Barcelona juga mempertanyakan penggunaan serta penerapan teknologi video assistant referee (VAR), terutama pada keputusan yang sangat tipis (selisih hingga hitungan milimeter) tanpa penjelasan teknis yang memadai. Klub turut menyoroti kurangnya transparansi dalam publikasi rekaman audio VAR.

Barcelona meminta seluruh rekaman audio VAR dipublikasikan secara penuh, baik dalam situasi tinjauan langsung di monitor maupun tidak, sebagai bentuk transparansi dan edukasi perwasitan. Selain itu, Barcelona mengusulkan pembentukan kode disiplin khusus bagi perangkat wasit.

Aturan tersebut diharapkan mengatur konsekuensi yang jelas dan transparan apabila terjadi kesalahan serius atau kelalaian, guna memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem kompetisi. Pihak klub Catalan itu menegaskan langkah ini bukan untuk meragukan profesionalisme wasit, melainkan untuk mendorong evaluasi mendesak demi menjamin berbagai hal seperti dikutip Beritasatu. Termasuk di antaranya konsistensi keputusan wasit, perlakuan yang setara bagi semua klub, serta kredibilitas dan prestise kompetisi. (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025