Manfaat kesehatan mengkonsumsi air rebusan kayu manis

Armin Mandika
Sabtu, 3 Januari 2026
KESRA 0 489
3 menit membaca

PRIORITAS, 3/1/26 (Jakarta): Salah satu minuman alami yang mudah dibuat di rumah adalah air rebusan kayu manis yang kini semakin popular. Apa saja manfaat air rebusan kayu manis?

Sejauh ini kayu manis lebih dikenal sebagai bumbu masakan dan bahan kue. Tapi di luar itu, rempah beraroma manis ini juga bisa dikonsumsi sebagai minuman hangat yang menyehatkan.

Ternyata ekstrak dari kulit kayu, daun, bunga, dan akar pohon kayu manis telah digunakan dalam pengobatan tradisional di seluruh dunia.

Sebagaimana WebMD, yang dikutip dari CNN Indonesia, kayu manis mengandung sejumlah senyawa aktif seperti antioksidan, antibiotik, dan antiinflamasi.
Adapun senyawa utama bernama sinamaldehida turut memberi efek positif bagi tubuh. Sementara itu, kandungan kalium, magnesium, dan kalsium pada kayu manis membantu mendukung fungsi saraf, detak jantung, hingga menyeimbangkan tekanan darah.

Manfaat air rebusan kayu manis

Satu sendok teh kayu manis mengandung vitamin dan nutrisi sebesar 6 kalori, 0,1 gram (g) protein, 0,03 g lemak, 2 g karbohidrat, 1 g serat, dan 26 miligram (mg) kalsium.

Jika merebus kayu manis menjadi minuman, seluruh kandungan tersebut dapat larut ke dalam air sehingga lebih mudah diserap tubuh.

Setelah merangkum berbagai sumber, berikut merupakan manfaat dari konsumsi air rebusan kayu manis.

  1. Menurunkan gula darah

Jika mengonsumsi air rebusan kayu manis dapat membantu menstabilkan gula darah. Pasalnya, kayu manis membantu memperlambat pemecahan karbohidrat di usus yang mampu mencegah kadar gula darah melonjak setelah makan. Mengutip Healthline, senyawa di dalam kayu manis bekerja menyerupai insulin dan membantu tubuh meningkatkan sensitivitas insulin.

  1. Mendukung penurunan berat badan

Ternyata air rebusan kayu manis juga dikaitkan dengan manfaat menurunkan berat badan. Beberapa penelitian menunjukkan, kayu manis berpotensi mengurangi penumpukan lemak dan mengecilkan lingkar pinggang.

Hanya saja konsumsi dalam jumlah wajar dianjurkan untuk menghindari risiko paparan kumarin pada kayu manis jenis Cassia. Mengutip berbagai sumber, studi pada hewan menunjukkan efek samping kumarin pada kayu manis dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, liver, dan ginjal.

  1. Mengurangi peradangan

Selanjutnya kandungan anti-inflamasi pada air rebusan kayu manis membantu meredakan peradangan di dalam tubuh. Peradangan kronis sering menjadi penyakit serius seperti diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.
Air rebusan kayu manis dapat membantu menghambat respons inflamasi tersebut dan mendukung sistem kekebalan tubuh agar bekerja lebih optimal. Efek ini tentu membantu jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat seperti tidur cukup dan pola makan yang berfokus pada makanan anti inflamasi.

  1. Meningkatkan fungsi otak

Kayu manis memiliki kandungan yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi serta memperkuat daya ingat. Kandungan yang ada pada kayu manis diyakini dapat membantu menjaga kesehatan sel otak.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Terakhir, rebusan kayu manis telah lama dikaitkan dengan kesehatan jantung. Rempah ini mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mendukung aliran darah yang lebih lancar.

Dengan mengonsumsi air rebusan kayu manis secara teratur dapat membuat tubuh memperoleh dukungan alami untuk menjaga kesehatan jantung tanpa bergantung pada obat kimia.

Walaupun air rebusan kayu manis menawarkan banyak manfaat, tak semua orang cocok mengonsumsinya. Perhatikan takaran, respons tubuh, serta kondisi kesehatan yang sedang dijalani.

Sejumlah ahli menyarankan untuk mengonsumsi kayu manis sebanyak 1/2 hingga 1 sendok teh (2-4 gram) bubuk per hari. Sedangkan beberapa penelitian lain menggunakan sekitar 1-6 gram kayu manis.

Bahkan bagi orang yang memiliki penyakit tertentu atau mengonsumsi obat rutin, konsultasi dengan dokter tetap menjadi langkah yang dianjurkan sebelum menjadikan rebusan kayu manis sebagai konsumsi harian. (P-*r/am)

 

 

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025