Maroko buka Piala Afrika dengan kemenangan kontra Komoro

Wolter Rumapar
Senin, 22 Desember 2025
BOLA 0 553
2 menit membaca

Pemain Maroko Jawad El Yamiq melakukan tekel terhadap pemain Komoro Rafiki Said Ahamada pada pertandingan sepak bola grup A Piala Afrika di Rabat, Maroko, Minggu, 21 Desember 2025. (AP/Mosa’ab Elshamy)

PRIORITAS, 21/12/25 (Rabat):  Maroko membuka Piala Afrika ke-35 dengan kemenangan usai menaklukkan  hasil Komoro 2-0 di laga pembuka Senin (22/12/25) pagi Wib.

Maroko yang dijuluki Singa Atlas dengan meriah dirayakan para pendukung tuan rumah, termasuk anggota keluarga kerajaan yang hadir langsung di stadion.

Piala Afrika ke-35 digelar di sembilan stadion yang tersebar di enam kota di Maroko, dengan partai final dijadwalkan berlangsung pada 18 Januari 2026 mendatang.

Gol spektakuler El Kaabi

Ayoub El Kaabi menjadi sorotan berkat gol spektakulernya melalui tendangan salto yang memastikan kemenangan Singa Atlas.

Aksi tersebut mendapat sambutan hangat, termasuk tepuk tangan dari Putra Mahkota Maroko Moulay Hassan yang menyaksikan pertandingan dari tribun kehormatan.

Sepanjang babak pertama, Maroko dibuat frustrasi oleh pertahanan disiplin Komoro. Tim peringkat 108 dunia itu tampil gigih, bahkan kiper Yannick Pandor berhasil menggagalkan eksekusi penalti Soufiane Rahimi pada awal laga.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Brahim Díaz mencetak gol pembuka yang langsung memicu luapan kegembiraan di Stadion Pangeran Moulay Abdellah.

Maroko kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-74 lewat gol indah El Kaabi yang mempertegas dominasi tuan rumah.

Satu-satunya catatan negatif bagi Maroko adalah cedera kapten tim Romain Saiss yang harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Pelatih Walid Regragui menyebut Saïss merasakan masalah di belakang lutut dan masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Kapten reguler Maroko Achraf Hakimi belum diturunkan dan memulai laga dari bangku cadangan setelah pulih dari cedera pergelangan kaki.

Laga pembuka ini juga diwarnai upacara pembukaan megah dengan pertunjukan cahaya dan penampilan sejumlah musisi ternama. Kehadiran Putra Mahkota Moulay Hassan bersama Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden CAF Patrice Motsepe menjadi momen yang paling menyedot perhatian penonton.

Maroko,  dijagokan menjadi juara dan memburu trofi Piala Afrika kedua mereka setelah penantian selama hampir 50 tahun sejak gelar pertama pada 1976. Tim ini juga berstatus sebagai wakil Afrika dengan peringkat FIFA tertinggi dan menjadi semifinalis Piala Dunia 2022.

Pelatih Komoro Stefano Cusin tetap bangga dengan perjuangan anak asuhnya seperti dikutip Beritasatu.com. Ia menilai para pemain muda Komoro telah memberikan perlawanan maksimal dan meninggalkan kesan positif pada laga pembuka. (P-wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025