Tonton Youtube BP

Para imigran yang ditahan di AS tidak diperbolehkan pakai sikat gigi

Jeffry Wuisan
17 Aug 2025 05:18
3 minutes reading

PRIORITAS, 17/8/25 (New York): Ribuan orang sudah ditangkap dan ditahan petugas Imigration and Costum Enforcement (ICE) atau Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai Amerika Serikat dalam berbagai operasi. Di fasilitas ICE di Manhattan, New York, ratusan orang yang ditahan tidak boleh memiliki sikat gigi, karena benda itu bisa ‘dijadikan senjata’.

Seorang hakim Federal memerintahkan pejabat ICE untuk memperbaiki kondisi di dalam ruang penahanan di New York City. Namun pengacara pemerintah menolak perintah untuk memastikan imigran yang ditahan di sana memiliki akses ke sikat gigi.

“Memberikan sikat gigi kepada tahanan bisa menjadi potensi masalah keselamatan,” kata Jaksa AS Manhattan, Jay Clayton kepada hakim, seperti dikutip Beritaprioritas.com dari The Independent, hari Minggu (17/8/25).

Dalam dokumen pengadilan yang dilampirkan pada gugatan terhadap fasilitas tersebut, para tahanan melaporkan menghabiskan waktu hingga tiga minggu di dalam fasilitas tersebut, tanpa kesempatan untuk mandi atau menyikat gigi.

Menurut Jaksa AS Manhattan, Jay Clayton, menyediakan sikat gigi, berpotensi menimbulkan masalah keselamatan bagi tahanan lain serta personel ICE, karena sikat gigi dapat dengan mudah diimprovisasi sebagai senjata.

Hakim Distrik Lewis Kaplan mengatakan dia akan terus mengizinkan ICE untuk melarang sikat gigi dari fasilitas tersebut, untuk saat ini, meski tantangan hukum terus berlanjut.

Tidak seperti hakim pengadilan distrik federal, hakim pengadilan imigrasi, beroperasi di bawah arahan kantor Jaksa Agung.

Meskipun penjara terkenal dengan pisau buatan tangan yang diukir dari gagang sikat gigi, tidak jelas seberapa serius ancaman yang ditimbulkannya di dalam fasilitas di 26 Federal Plaza.

Pisau-pisau buatan seperti itu mudah didapatkan di banyak penjara di seluruh negeri. Orang-orang yang dipenjara di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn terdekat, dapat membelinya dengan harga kurang dari satu dolar.

Ruang tidak sehat

Hakim Federal juga mengkritik penangkapan ICE di gedung pengadilan, memperingatkan ‘jutaan orang bisa tersapu’ di bawah aturan pemerintahan Trump.

ICE diperintahkan untuk memperbaiki kondisi di fasilitas penahanan di New York City, setelah gugatan menuduh sel-sel tidak sehat di mana imigran kekurangan makanan dan air.

Kelompok hak-hak imigran, pengacara, dan anggota parlemen telah memperingatkan selama berminggu-minggu tentang memburuknya kondisi di dalam gedung tersebut, yang juga menampung pengadilan imigrasi.

Ruang tahanan di situ tidak dirancang untuk menahan orang lebih dari 12 jam, menurut panduan internal ICE.

Pada bulan Mei dan Juni, ketika penangkapan di gedung pengadilan mulai meroket, para imigran ditahan di dalam ruangan tersebut rata-rata selama 29 jam, menurut ulasan dari media berita New York City, The City. Dalam dua bulan tersebut, 81 orang ditahan di sana selama empat hari atau lebih sekaligus.

Penahanan mencapai puncaknya pada tanggal 5 Juni, ketika 186 orang ditahan di sana semalaman.

Para tahanan hanya diberi sisa makanan yang tidak dapat dimakan dan dipaksa tidur di sel yang dikelilingi bau busuk menyengat dari keringat, urin, dan feses di ruangan dengan toilet terbuka, menurut gugatan tersebut.

Deportasi massal

Ribuan orang di seluruh Amerika Serikat menghadapi penangkapan, sebagai bagian dari agenda deportasi massal pemerintahan Donald Trump.

Kantor Eksekutif untuk Peninjauan Imigrasi Departemen Kehakiman telah mengeluarkan panduan bagi para hakim,  dalam mengabulkan usulan dari pengacara pemerintah untuk segera membatalkan kasus imigran, yang menjadikan mereka sasaran empuk penangkapan dan deportasi.

Setengah dari seluruh penangkapan pengadilan imigrasi secara nasional terjadi di New York City antara bulan Mei dan Juni, menurut temuan The City.

Hakim Distrik New York, Dale Ho, juga mengecam praktik sewenang-wenang pemerintahan Trump, yang menangkap imigran saat mereka meninggalkan sidang pengadilan imigrasi.

Dia menilai hal ini menciptakan apa yang disebutnya “permainan rolet penahanan” yang melanggar proses hukum.(P-Jeffry W)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x