Mendes ajak mahasiswa berani bermimpi dan bangun desa

Armin Mandika
Senin, 21 September 2026
EKBIS 0 142
2 menit membaca

PRIORITAS, 21/9/26 (Jakarta): Para mahasiswa diajak oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menjadi pengusaha dan membangun desa.


Pernyataan tersebut disampaikan Mendes Yandri, sejalan dengan Program Desa Ekspor dari Kemendes PDT yang membuat desa-desa berkesempatan mengekspor produknya ke 49 negara tujuan.

“Jadi, jangan sampai adik-adik mahasiswa takut bermimpi. Walaupun orang kota, kalian bisa berbisnis di desa. Jadilah pengusaha, sebab kami punya 49 negara tujuan ekspor. Mereka butuh banyak cabe, sereh, bawang merah, dan lain sebagainya,” ujar Mendes Yandri dikutip di Jakarta, Senin (21/9/26).

Selanjutnya Mendes menyoroti pola hidup mahasiswa yang kerap berputar di area akademis tanpa keterlibatan aktif di organisasi ataupun kegiatan kemahasiswaan lainnya, baik di dalam atau di luar kampus.


Berani bermimpi

Oleh karea itu Mendes Yandri berpesan agar para mahasiswa baru berani bermimpi besar dan mengasah potensi kepemimpinan sejak dini. Menurutnya, bangku kuliah adalah tempat terbaik untuk memupuk kapasitas diri sebelum terjun menjadi pimpinan bangsa pada masa depan.

“Saya ingin membuka cakrawala adik-adik mahasiswa baru, jangan hanya berpikir kuliah-kosan, kuliah-kosan, jangan. Artinya, jangan hanya mau jadi mahasiswa biasa sebab saya yakin adik-adik mahasiswa yang hadir di sini ini bakal jadi menteri, ada yang jadi gubernur kelihatannya ini,” harapnya.

Kemudian Mendes Yandri juga menceritakan latar belakang keluarganya dan fasilitas umum di kampung asalnya yang penuh keterbatasan. Namun hal itu justru membuat tekadnya kokoh bersaing saat berproses di bangku kuliah.

Tidak menyerah

Meskipun tumbuh di tengah ketertinggalan infrastruktur kampungnya itu, Mendes Yandri, memilih tidak menyerah pada keadaan.

“Saya anak petani, emak saya enggak tamat SD. Menanam padi sama menanam kopi. Di kampung saya, baru masuk listrik 2002, baru masuk sinyal handphone baru 2015 kemarin. Kebayang kan kampung saya itu. Tapi apakah membuat saya patah hati? Enggak. Karena menurut saya masa depan itu tergantung kita atas izin Allah,” katanya

Sebab itu Mendes Yandri mengingatkan para mahasiswa agar tidak mudah menyerah terhadap suatu keterbatasan. “Jadi jangan menyerah dengan situasi dan kondisi yang sedang adik-adik mahasiswa hadapi sekarang,” ujarnya.(P-*/am)

 

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan