Menteri Kebudayaan Fadli Zon (kedua dari kanan) menyerahkan 47 alat musik kepada kelompok binaan Yayasan Annida Tanjungsari di Cibinong, Bogor – Jawa Barat, Sabtu (15/08/2026). (Courtesy: Antara/HO-Kemenbud)PRIORITAS, 16/8/26 (Jakarta): Untuk menunjang kegiatan seni dan keagamaan di tanah air, Kementerian Kebudayaan RI menyerahkan 47 alat musik kepada kelompok binaan Yayasan Annida Tanjungsari, Sabtu (15/8/26).
Dalam keterangan resmi Kementerian Kebudayaan pada Minggu (16/8/26) di Jakarta, Menteri Kebudayaan Fadli Zonmengatakan, program fasilitasi sarana dan prasarana kebudayaan merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan revitalisasi dan pengembangan budaya.
Ia mengatakan, kegiatan yang berlangsung di Warkop Simpang Sentul, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintahan untuk menunjang kegiatan seni dan keagamaan.
Fadli Zon juga mengatakan, program fasilitasi sarana dan prasarana kebudayaan merupakan perintah dari Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan revitalisasi dan pengembangan budaya. Program ini dilaksanakan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan.
“Kita juga harus menggerakkan komunitas-komunitas musik di seluruh Indonesia. Misalnya di lingkungan Jabodetabek, di 12 kota, kita memberikan bantuan kepada sanggar, komunitas musik jalanan, sehingga pemusik jalanan dilatih dan difasilitasi oleh Kementerian Kebudayaan,” ungkap Fadli Zon.
Disebutkan, bantuan yang disalurkan terdiri atas angklung, rebana, marawis, hadroh, gamelan, speaker aktif, serta sejumlah perlengkapan musik lainnya yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan kesenian.
Fadli menjelaskan, penguatan komunitas musik menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem kebudayaan.
Pada bagian lain keterangannya, Fadli Zon mengatakan, Kementerian Kebudayaan juga menjalankan program fasilitasi bagi sanggar dan komunitas musik, termasuk komunitas musik jalanan di sejumlah wilayah Jabodetabek.
“Semoga bantuan-bantuan ini dapat menunjang kegiatan berseni. Karena berkesenian dan berbudaya adalah kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, Kemenbud berharap, hadroh, gamelan, sound system yang diserahkan juga bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan di berbagai tempat, dan juga digunakan untuk aktivitas seni. (P-Ant/ht)