Dialog sosial Tripartit jadi kunci hadapi isu ketenagakerjaan Nasional

Giovanni Riung
Rabu, 29 Juli 2026
EKBIS 0 188
1 menit membaca

PRIORITAS, 29/7/26 (Jakarta): Menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berkembang, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut komunikasi tiga arah antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja sebagai kunci utama. Langkah ini dianggap sangat krusial untuk menghasilkan solusi dan kebijakan yang seimbang serta adil bagi seluruh pihak.

Gagasan tersebut disampaikan Yassierli kala membuka Silaturahmi Nasional Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Nasional di Jakarta pada Selasa. Menurutnya, tantangan ketenagakerjaan yang makin kompleks hanya bisa diselesaikan jika setiap pihak mau duduk bersama dan saling menghormati.

Sepanjang masa bakti 2023–2026, forum LKS Tripartit Nasional terbukti sangat aktif berdiskusi. Sebanyak 41 Rapat Badan Pekerja dan 20 Sidang Pleno telah digelar demi melahirkan sederet rekomendasi kebijakan strategis bagi industri nasional.

Fokus pembahasan dalam forum ini menyentuh berbagai isu krusial. Beberapa di antaranya meliputi formula penanganan PHK massal, aturan alih daya (outsourcing), pengawasan kerja, penyesuaian regulasi pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi, hingga penetapan sistem upah berbasis produktivitas dan peningkatan keahlian para buruh.

Melihat hasil tersebut, Dirjen PHI dan Jamsos Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri, mengapresiasi eratnya kemitraan yang terjalin. Kerja sama kolaboratif dari ketiga unsur ini dinilai sukses menjaga keharmonisan iklim hubungan industrial di tanah air. (P-*r/Humas Kemnaker/Gio R)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025