Kini lebih 10 rekor diraih Lionel Messi selama Piala Dunia

Selvijn MJR
Kamis, 18 Juni 2026
5 menit membaca

PRIORITAS, 18/6/26 (Everette, Seattle, Amerika Serikat): Lionel Messi, Kapten Timnas Argentina, mengukir sedikitnya 15 rekor Piala Dunia setelah membuat hat-trick saat membawa skuadnya mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City, Rabu (17/6/25) pagi WIB.


Demikian rangkuman laporan jurnalis Beritaprioritas.com, Jeffrey Rawis dari Everette, Seattle, Washington State, AS, dikompilasi dengan berbagai sumber sahih.

FIFA membeberkan, dengan tiga golnya itu, La Pulga menjadi pencetak hat-trick tertua dalam sejarah Piala Dunia. Saat membuat trigol tersebut, Messi berusia 38 tahun 357 hari (minggu depan, dia berusia 39 tahun).

Ya, Messi melampaui pemegang rekor sebelumnya, Cristiano Ronaldo yang membuat hat-trick ketika berumur 33 tahun dan 130 hari saat melawan Spanyol pada tahun 2018 lalu.


Juga, Messi kini sudah mengoleksi 16 gol sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, menyamai rekor gol terbanyak sepanjang masa kompetisi tersebut yang dipegang eks penyerang Timnas Jerman, Miroslav Klose.

Dengan catatan 16 gol di Piala Dunia, Messi menjadi pencetak gol terbanyak Argentina di turnamen empat tahunan itu, diikuti oleh Gabriel Batistuta (10 gol), Diego Maradona (delapan gol), Guillermo Stabile (delapan gol), Mario Kempes (enam gol) dan Gonzalo Higuain (lima gol).

Lalu, hat-trick ke gawang Aljazair juga membuat Messi menjadi pencetak gol terbanyak Amerika Selatan di final dunia, melampaui legenda Brasil, Ronaldo (15).

Selanjutnya, dengan dua gol dari jarak jauh di Kansas City, Messi menambahkan gol kelima dan keenamnya dari luar kotak penalti di Piala Dunia. Dengan demikian, Messi melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh legenda Brasil Rivellino (lima gol).

Adapun gol jarak jauh ikon Albiceleste tersebut sebelumnya dicetak melawan Bosnia dan Herzegovina, Iran serta Nigeria pada tahun 2014, dan Meksiko pada tahun 2022.

Berbagi rekor dengan Ronaldo: Bermain di enam edisi Piala Dunia

Messi kini jadi pemain yang telah bermain di enam edisi Piala Dunia, meskipun Cristiano Ronaldo juga berbagi rekor tersebut pada Kamis (18/6/26) dini hari WIB saat bersua RD Kongo.

Diketahui, sebelumnya mereka berbagi rekor lima penampilan Piala Dunia dengan Antonio Carbajal, Lothar Matthaus, Rafa Marquez dan Andres Guardado.

Kemudian, Messi tampil untuk ke-26 kalinya di Piala Dunia pada final Qatar 2022, memecahkan rekor Matthaus, dan yang ke-27 kalinya pada pertandingan pembuka 2026 melawan Aljazair.

Messi pun telah mencatatkan rekor 20 penampilan sebagai kapten di Piala Dunia, diikuti oleh Rafa Marquez (17) dan Diego Maradona (16).

Adapun catatan lain yang ditorehkan Messi ialah bermain dengan jumlah menit terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, yakni 2.404 menit, memecahkan rekor Paolo Maldini dengan 2.217 menit.

Kemudian, Messi satu-satunya pemain yang mencatatkan assist di lima Piala Dunia. Pesaing terdekatnya adalah Pele, Grzegorz Lato, Diego Maradona, dan David Beckham, yang masing-masing membuat setidak-tidaknya satu umpan gol pada tiga edisi Piala Dunia.

Bersama Pele, Messi mencatatkan assist terbanyak di babak gugur yakni enam assist. Mereka juga memegang rekor kontribusi gol terbanyak (21).

Adapun rekor lain yang dicatat Messi ialah, satu-satunya pemain yang mencetak gol di babak grup, babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final Piala Dunia.

Lalu, Messi juga menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol di Piala Dunia pada usia remaja, 20-an, dan 30-an. Pele gagal mencapai hal yang sama hanya selisih empat bulan.

Pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 ini juga mencatat keberhasilan Messi mencetak gol Piala Dunia pertamanya dan gol terakhirnya tepat 20 tahun terpisah.

Ini merupakan rentang waktu terbesar berikutnya dalam sejarah Piala Dunia yang sebelumnya dipegang oleh Cristiano Ronaldo dengan selisih 16 tahun dan 160 hari.

Penghargaan: Belum tertandingi

Selanjutnya, penghargaan pemain terbaik pertandingan telah diberikan kepada Messi sebanyak 12 kali, yang juga menjadi rekor belum tertandingi.

Adapun penghargaan pemain terbaik pertandingan itu baru diberikan FIFA mulai Piala Dunia 2002 lalu.

Tak perduli rekor, hanya ingin menghibur fans

Tapi, memang Lionel Messi senang bisa bikin hat-trick di laga perdananya Piala Dunia 2026. Alasannya, karena Messi berhasil mewujudkan misinya menghibur fans di stadion. Semua hanya karena ingin hibur fans.

Artinya jelas, bagi Messi, apa yang ditunjukkan di laga perdana ini tak lebih untuk menghibur fans yang sudah datang jauh-jauh ke stadion. Dia berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya.

“Fans tentu senang sekali, karena mereka membuktikan lagi bahwa Argentina itu luar biasa. Kami meramaikan stadion lagi,” ujar Messi di The Athletic.

“Saya tidak tahu apakah ada 80 ribu orang atau lebih yang datang. Saya ingin berterima kasih kepada mereka. Terima kasih atas usaha mereka, di manapun berada,” sambungnya

“Pertama-tama Qatar, lalu kini di AS. Saya tahu pengorbanan mereka untuk ada di sini.”

“Saya ingin mereka menikmati momen sekarang, menikmati performa kami, dan terima kasih kepada mereka, karena buat kami dukungan mereka itu membantu sekali.”

Ya, menghibur fans jadi tujuan utamanya, bukan soal rekor. Bahkan, menurut kompatriotnya, Rodrigo De Paul, gelandang elegan Argentina, Lionel Messi nggak terlalu peduli akan rekor-rekor yang dibuat. Bahkan soal rekor top skor Piala Dunia sepanjang masa saja, La Pulga nggak pikirin tuh!

“Ya, saya bercanda dengan Messi soal rekor yang dia buat karena dia tidak tahu sebagian besar dari rekor-rekor yang dibuat,” jelas De Paul dilansir dari Marca.

“Saya bersumpah, Messi nggak peduli dengan setiap rekor individu. Walau pada akhirnya, dia berhasil mencapai rekor-rekor itu,” tambahnya.

Messi menangis usai bikin gol

Ya, Lionel Messi ternyata manusia biasa,,dan karenanya dia menangis usai bikin gol pembuka kemenangan Argentina atas Aljazair di Piala Dunia 2026. Apa alasannya?

Messi ketika itu mencetak gol pada menit ke-17, 60, dan 76. Pada gol pertama, pemain Inter Miami, AS, itu terlihat menangis.

Ya, usai merayakan dengan rekan-rekannya, Messi terlihat mengusap air matanya. Pemain berusia 38 tahun itu menjelas alasannya usai pertandingan.

“Sejujurnya, ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan olahraga. Saya baru saja melewati beberapa hari yang sulit dan rumit,” kata Lionel Messi, melansir NDTV.

“Saya berterima kasih kepada seluruh delegasi, kepada rekan-rekan setim saya. Mereka selalu ada untuk saya, seperti biasa. Mereka memberi saya banyak kekuatan untuk melewati masa-masa ini, cuma itu saja,” ungkapnya.

Lionel Messi jelas berpeluang menambahnya torehannya, juga rekor-rekor baru. Mengingat, ini baru laga pertamanya di Piala Dunia 2026. Selanjutnya, Argentina akan melawan Austria di AT&T Stadium, Arlington, 23 Juni mendatang. Kita tunggu saja. (P-*r/se)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan