‘May Day’ 2026: Pemerintah perkuat komitmen tingkatkan kesehatan buruh

Zamir Ambia
Jumat, 1 Mei 2026
HUMANIORA NEWS 0 256
2 menit membaca

PRIORITAS, 1/5/26 (Jakarta): Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kesehatan fisik dan mental para pekerja, salah satunya melalui perluasan program Cek Kesehatan Gratis serta pelatihan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP).


Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menyampaikan di Jakarta pada Jumat (1/5/26), masih terdapat berbagai tantangan kesehatan di kalangan buruh, termasuk perlunya peningkatan penerapan perilaku hidup sehat.

“Perilaku hidup sehat tersebut antara lain makanan sehat bergizi, aktivitas fisik, lingkungan bersih dan lestari, tidak merokok, imunisasi, kesehatan mental, dan cek kesehatan secara berkala,” ujarnya.

Aji juga menyoroti masih tingginya prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, gangguan kardiovaskular, dan stroke, serta penyakit menular seperti tuberkulosis. Di sisi lain, pelaporan penyakit akibat kerja dinilai masih rendah.


Sebagai tindak lanjut, pihaknya mendorong perluasan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi kalangan buruh melalui kolaborasi antara klinik perusahaan, puskesmas, dan dinas kesehatan. Pelaksanaan CKG ini dapat dilakukan secara bersama-sama, menyesuaikan dengan kapasitas pemerintah daerah masing-masing.

“Pelaksanaan CKG adalah untuk melakukan deteksi dini supaya bisa mengetahui kondisi tubuh jika ada masalah kesehatan dan segera diobati,sehingga tidak akan menjadi lebih berat atau parah,” tuturnya.

Selain itu, guna menjaga kesehatan mental pekerja agar terhindar dari burnout, pihaknya mendorong perusahaan untuk mengadakan program peningkatan kesehatan mental melalui pelatihan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP). Pelatihan ini ditujukan bagi perwakilan pekerja sebagai langkah pencegahan serta penanganan dini terhadap gangguan psikologis.

Prabowo sampaikan arahan 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah kebijakan dan arahan terbaru di bidang ketenagakerjaan saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat, sebagai bentuk keberpihakan kepada para pekerja.

Salah satu kebijakan tersebut adalah penandatanganan Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 mengenai ratifikasi Konvensi International Labor Organization (ILO) Nomor 188, yang berfokus pada perlindungan serta peningkatan kesejahteraan awak kapal perikanan.

Selanjutnya, Prabowo Subianto juga menyampaikan, dirinya telah meneken Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur perlindungan bagi pekerja transportasi berbasis daring.

Selain itu, pemerintah disebut akan mempercepat realisasi pembangunan satu juta rumah terjangkau bagi kalangan pekerja pada tahun ini.

Keempat, Prabowo menjelaskan, ia telah menginstruksikan Menteri Ketenagakerjaan dan Menteri Hukum untuk duduk bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) guna menyelesaikan draf Rancangan Undang Undang (RUU) Ketenagakerjaan tahun ini. (P-Zamir)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan