Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin tutup usia di Jakarta

Herling Tumbel
Rabu, 25 Februari 2026
2 menit membaca

PRIORITAS, 25/2/26 (Jakarta): Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode (2008-2013/2013–2018), H. Alex Noerdin, tutup usia atau meninggal dunia dalam usia 75 tahun, Rabu (25/2/26), di Jakarta.

Informasi meninggalnya Alex Noerdin tersebut, terpantau oleh Beritaprioritas.com pada Rabu siang melalui WAG Panitia Pengukuhan dan Palantikan DPN Gabungan Pengusaha Merah Putih Indondonesia (Gapempi)  di mana adik mendiang, Indra Noerdin, bergabung.

“Kakak tercinta dari sahabat kita Indra Noerdin, yaitu Kanda Alex Noerdin, baru saja wafat di RS Siloam Semanggi,” tulis Surya Kusumanegara, salah satu pengurus DPN Gapempi, di WAG organisasi yang diketuai Ketua Umum Terpilih, Minarni Panggabean, itu pada Rabu pukul 13.39 WIB.

Pengurus lainnya, Tedy Matheos, mengunggah foto bersama Alex Noerdin saat mendiang menjabat Gubernur Sumsel disertai ucapan “Selamat jalan sahabat”.

Ungkapan rasa simpati dan bela sungkawa pun mengalir dari pengurus lainnya. Unggahan lain yang lebih lengkap berbunyi: Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Telah kembali ke haribaan Allah SWT, Bapak Alex Noerdin bin Noerdin Panji, tepat hari Rabu jam 13.30 WIB. Mohon doa kita semua. Insyaallah akan segera dibawa ke Palembang, rumah duka Jalan Merdeka Pelembang. Wasalam warohma wabarakatuh…”

Informasi terbaru, jenazah almarhum Alex Noerdin disemayamkan terlebih dulu di rumah kediaman Jl Martimbang Kebayoran Baru Jakarta, dan pada Kamis subuh besok diterbangkan ke Palembang.

Infeksi empedu

Dihimpun dari berbagai sumber, mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang dikenal sebagai pelopor program sekolah gratis dan berobat gratis di wilayahnya, dikabarkan mengalami infeksi empedu.

Pada Senin (23/2/26) Alex Noerdin diterbangkan dari Pelambang ke Jakarta untuk menjalani pengobatan di RS Siloam Semanggi. Kondisinya disebut masih lemah karena infeksi yang dideritanya telah menyebar.

Kuasa hukum Alex Noerdin, Tities Rachmawati, menyampaikan bahwa kondisi kliennya belum stabil. “Infonya masih lemah, karena kondisi infeksinya sudah menyebar,” kata Tities saat dikonfirmasi, Selasa (24/2/26), dikutip dari sumsel.tribunnews.com Rabu (25/2/26).

Menurutnya, secara medis, infeksi akibat empedu yang tersumbat dapat menimbulkan komplikasi serius apabila menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi tersebut dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis.

Dikatakan, penurunan tekanan darah ini berisiko mengurangi aliran oksigen ke otak, sehingga berdampak pada menurunnya tingkat kesadaran pasien. (P-ht)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025