Tonton Youtube BP

Tahun ini, Menbud proyeksikan musik digital sumbang Rp3,8 triliun

Herling Tumbel
8 Oct 2025 22:03
2 minutes reading

PRIORITAS, 8/10/25 (Jakarta): Potensi ekonomi musik digital di Indonesia ternyata sangat menjanjikan. Dalam tahun 2025 yang sebentar lagi berakhir, Menteri Kebudayaan Fadli Zon memroyeksikan musik digital mampu menyumbangkan pendapatan sebesar 231,64 juta dolar AS atau sekitar Rp3,8 triliun.

“Musik Indonesia hari ini tak bisa dipandang sebelah mata, punya potensi yang sangat besar tahun 2025 ini,” kata Menbud saat membuka Konferensi Musik Indonesia di Jakarta, Rabu (8/10/25).

Menteri mengatakan, pendapatan dari pasar musik digital Indonesia tahun 2025 akan tumbuh dengan laju rata-rata 3,57 persen per tahun hingga 2030 menebus 276 juta dolar AS.

Ia melanjutkan, musik streaming juga menjadi salah satu pendorong ekonomi nasional dengan nilai 155 juta dolar AS (sekitar Rp2,5 triliun) pada tahun ini.

Menbud juga menyebut jumlah pengguna musik digital Indonesia akan mencapai 67 juta orang pada tahun 2030 dengan tingkat penetrasi yang terus meningkat hingga 22,9 persen.

“Kita patut bangga bahwa 90,6 persen pendapatan industri musik nasional kini berasal dari streaming digital,” tambahnya.

Menurut Menbuid, hal itu menandakan transformasi yang luar biasa sekaligus tantangan baru tentang pembagian nilai keadilan royalti dan juga kedaulatan data dalam ekosistem digital yang terus tumbuh.

“Jadi pertumbuhan industri musik kita tidak hanya ditopang oleh angka-angka digital tapi juga semangat para pelaku kreatif yang membangun ekosistem dari bawah,” ujar Fadli Zon, dilansir dari Antara.

Disebutkannya, selain mendukung ekonomi nasional, musik juga menjadi medium dalam diplomasi budaya yang juga mampu mempromosikan Indonesia di mata dunia.

Fadli Zon meyakini, industri budaya dan kreatif atau Cultural, Creative Industry (CCI), bakal mendukung pengembangan sumber daya manusia yang menyokong keberlanjutan industri itu.

Kehadiran Konferensi Musik Indonesia (KMI) 2025 yang digelar 8-11 Oktober 2025 diharapkan mampu menghadirkan solusi atas tantangan, tata kelola hingga royalti sehingga mampu menghidupkan ekosistem musik Indonesia secara menyeluruh.

“Kita ingin memastikan yang pertama musik mampu menjadi salah satu infrastruktur kebudayaan yang kokoh dan penggerak ekonomi berkelanjutan, terbangunnya kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan musik berpihak kepada para pelaku,” katanya lagi.

Ia juga berharap gelaran ini mampu menciptakan diplomasi budaya Indonesia yang berhasil melalui musik dari jarak lokal ke panggung global.

Adapun KMI 2025 digelar untuk memperkuat ekosistem musik Indonesia, gelaran ini dihadiri oleh musisi, pemerintah terkait, hingga anggota DPR. (P-ht)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x