Tonton Youtube BP

Hari Guru Nasional 2025, Presiden Prabowo: Kualitas pendidikan penentu utama kemajuan suatu bangsa

Herling Tumbel
28 Nov 2025 23:42
4 minutes reading

PRIORITAS, 28/11/25 (Jakarta): Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan kualitas pendidikan menjadi penentu utama kemajuan suatu bangsa. Ia menekankan, Indonesia telah mengambil keputusan politik yang jelas untuk menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11/25).

“Memang pembangunan suatu bangsa, kebangkitan suatu bangsa, keberhasilan suatu bangsa akan ditentukan oleh kualitas pendidikan yang ada di bangsa itu. Karena itu setiap negara yang berhasil harus investasi besar-besaran dalam bidang pendidikan, dan sesungguhnya elit politik bangsa Indonesia sudah mengambil keputusan politik untuk investasi besar-besaran di bidang pendidikan,” ujar Presiden Prabowo, sebagaimana dilansir dari laman resmi presidenri.go.id.

Menurut Kepala Negara, alokasi anggaran pendidikan merupakan yang terbesar dalam APBN, bahkan telah melampaui batas minimal 20 persen sesuai amanat undang-undang. Presiden Prabowo menekankan bahwa besarnya anggaran tersebut harus dipastikan tepat sasaran.

“Di banyak negara itu anggaran pertahanan yang paling di atas. Kalau tidak salah, di India pertahanan paling atas, nomor dua adalah makan bergizi gratis, nomor dua di India. Pendidikan mungkin bagian dari itu, tapi di Indonesia pendidikan mata anggaran yang paling besar,” ujarnya.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia secara konsisten memilih menempatkan pendidikan sebagai prioritas tertinggi. Kepala Negara mengingatkan seluruh pemangku kebijakan dari pusat hingga daerah untuk menjaga integritas dalam pengelolaan anggaran pendidikan.

“Saya sangat merasa demikian pentingnya pendidikan sehingga uang-uang yang kita hemat, uang-uang yang berhasil akibat efisiensi kita, kita realokasikan, kita utamakan ke pendidikan. Tahun ini kita baru mampu memperbaiki 16 ribu sekolah. Baru mampu, saya minta maaf sebagai Presiden Anda, saya baru mampu mengalokasikan 16 ribu sekolah,” ungkap Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru di Indonesia atas pengabdian dan kerja keras mereka dalam mencerdaskan bangsa. Kepala Negara menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan utama untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar merdeka dan maju.

“Hanya melalui pendidikan kita bisa benar-benar menjadi negara merdeka. Karena itu, Hari Guru Nasional ini kesempatan sekali lagi saya ucapkan penghargaan, terima kasih saya atas nama bangsa dan rakyat Indonesia. Terima kasih saya kepada semua guru yang ada di Indonesia, semua guru dari semua tingkatan,” kata Presiden Prabowo.

Guru Hebat, Indonesia Kuat

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 dengan tema: Guru Hebat, Indonesia Kuat. (Dok. BPMI Setpres)

Hari Guru Nasional Tahun 2025 mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menjadi momentum penghormatan terhadap peran dan pengabdian para pendidik dalam membangun generasi masa depan bangsa.

Acara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Suasana khidmat terasa sejak awal rangkaian acara yang dihadiri sekitar sembilan ribu guru dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Setelahnya, Kepala Negara menyaksikan persembahan kesenian lagu dan tari Bali oleh guru dan murid bertalenta Indonesia, serta penayangan video yang menampilkan pesan-pesan para guru dan harapan mereka untuk peningkatan mutu pendidikan nasional. Tayangan tersebut diikuti pembawaan lagu “Terima Kasih Guruku” yang menambah suasana haru dan apresiasi bagi seluruh tenaga pendidik.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menyerahkan Anugerah Guru Indonesia 2025 kepada sejumlah guru berprestasi dari berbagai provinsi. Penganugerahan ini menjadi bentuk penghargaan negara atas dedikasi, inovasi, dan keteladanan para pendidik.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas profesi guru serta sarana pendidikan. Kepala Negara menyampaikan bahwa guru adalah pilar utama dalam mencetak generasi unggul yang akan membawa Indonesia menuju negara maju.

“Anggaran yang demikian besar, kita harus pastikan, harus yakinkan, sampai benar-benar ke ujung sasaran kita yaitu para guru, para siswa, dan sekolah-sekolah, sarana gedung-gedung, buku-buku. Semua yang dibutuhkan untuk kualitas pendidikan yang terbaik,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam laporannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan perkembangan serta agenda prioritas pemerintah dalam peningkatan kualitas guru. Abdul Mu’ti juga menjelaskan bahwa guru dan tenaga kependidikan adalah ujung tombak dalam membangun generasi penerus bangsa.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintah telah melakukan berbagai program yang pada tahun 2024 disampaikan secara langsung oleh Bapak Presiden dan alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya,” ucap Abdul Mu’ti.

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 menjadi ruang apresiasi bagi para guru dan tenaga kependidikan yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran.

Peran strategis guru sejalan dengan salah satu Asta Cita Kabinet Merah Putih untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. (P-*/ht)

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Video Viral

Terdaftar di Dewan Pers

x
x