Evakuasi pohon tumbang usai hujan deras di Kota Bogor dilakukan sejak Senin (27/10/25) dan diprediksi baru bisa tuntas sekitar Rabu (29/10/25) pagi. (Courtesy: Beritasatu)PRIORITAS, 28/10/25 (Bogor): Evakuasi pohon tumbang di depan Gereja Katedral Bogor diperkirakan selesai Rabu (29/10/25) pagi. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan ukuran batang yang besar membuat proses penanganan berlangsung lama.
“Kalau dilihat dari situasi, evakuasi memakan waktu lama, diameternya besar. Kelihatannya diperkirakan sampai besok pagi,” ujar Dedie.
Hujan disertai angin kencang pada Senin (27/10/25) petang memicu banjir, longsor, dan pohon tumbang di sejumlah titik Kota Bogor. Banjir terjadi di Tegalega, Batutulis, dan Lawang Gintung, sementara longsor dilaporkan di Bondongan.
“Namun, yang terakhir ini justru setelah hujan reda. Ini kejadian mengejutkan, pohon tumbang di Gereja Katedral,” ungkapnya.
Petugas dari BPBD, Dinas Perumkim, dan Damkar masih bekerja membuka akses Jalan Kapten Muslihat yang tertutup batang pohon. Arus lalu lintas di kawasan itu dialihkan untuk menjaga keamanan warga dan mempercepat proses pemotongan batang.
Sebagai langkah pencegahan, Dedie memerintahkan Dinas Perumkim memeriksa kondisi pohon-pohon besar di seluruh Kota Bogor.
“Untuk antisipasi ke depan, agar mengecek ‘KTP Pohon’. Kalau dilihat, akarnya sangat rapuh, termasuk di depan Balai Kota. Kemiringannya cukup riskan kalau dibiarkan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bogor menargetkan evakuasi pohon tumbang selesai esok pagi agar jalur utama di pusat kota kembali normal. (P-Khalied M)
No Comments