
Gubernur Sulut, Yulius Selvanus.(Istimewa) PRIORITAS, 20/9/26 (Manado): Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus mengungkapkan optimisme terhadap masa depan perekonomian daerah. Ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dapat menembus angka 8 persen pada 2028 dengan mengoptimalkan berbagai potensi sumber daya daerah.

Yulius menyebut Sulawesi Utara memiliki sumber daya alam yang cukup beragam, mulai dari potensi kelautan, perikanan, pertanian, kehutanan hingga pertambangan. Menurutnya, pengelolaan kekayaan tersebut harus baik dan berkelanjutan dengan dukungan sumber daya manusia yang mampu mengolahnya menjadi kekuatan ekonomi daerah.
“Kalau potensi-potensi ini kita gunakan, saya percaya ke depan Sulawesi Utara akan bertumbuh. Sesuai harapan kita, pertumbuhan ekonomi bisa mencapai delapan persen,” ujar Yulius di Manado, Sabtu (19/9/2026).
Gubernur mengatakan target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2028 bukan sesuatu yang mustahil apabila dapat mengelola potensi daerah secara maksimal. Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah sumber daya mineral, khususnya melalui pengelolaan wilayah pertambangan rakyat.

Ia menyebut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menyetujui 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) untuk Sulawesi Utara. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, kata Yulius, akan berupaya memanfaatkan potensi tersebut dengan tetap memperhatikan pengawasan dan pengelolaan yang baik.
Potensi pertambangan emas tersebut, menurut gubernur, dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Yulius memperkirakan sektor mineral saja berpotensi memberikan PAD hingga sekitar Rp5 triliun apabila pengelolaan dan pengawasan berlangsung secara optimal.
Yulius menjelaskan, potensi penerimaan dari sektor mineral tersebut belum termasuk sumber-sumber pendapatan daerah lainnya. Karena itu, pemerintah provinsi melakukan perhitungan terhadap peluang peningkatan PAD dalam beberapa tahun ke depan.
Menurut perhitungannya, apabila PAD Sulawesi Utara dapat mencapai Rp8 triliun pada 2028, kondisi tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang berada pada level 8 persen.
Target tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya optimalisasi seluruh potensi ekonomi yang dimiliki Sulawesi Utara, baik sumber daya alam maupun sektor-sektor produktif lainnya.
Untuk mencapai target tersebut, Yulius juga mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara agar menjalankan tugas dengan baik dan tulus.
Menurut dia, pengelolaan potensi daerah membutuhkan kerja pemerintah yang konsisten, sekaligus kemampuan sumber daya manusia dalam menjaga serta mengembangkan kekayaan alam agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi tersebut, lanjutnya, harus dibarengi dengan pengelolaan sumber daya yang bertanggung jawab sehingga peningkatan pendapatan daerah dapat mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara. (P-*/Ant/sm)

