Berpendapatan Rp25,2 T, Real Madrid jadi klub pertama di dunia yang meraupnya

Wolter Rumapar
Kamis, 30 Juli 2026
BOLA 0 259
3 menit membaca

PRIORITAS, 30/7/26 (Madrid): Real Madrid tanpa gelar musim lalu, namun tidak mengurangi pendapatan klub raksasa tersebut. Bahkan klub asal Spanyol itu meraup pendapatan tertinggi atau rekor. Los Blancos mencatat rekor pendapatan sebesar US$ 1,4 miliar atau sekitar Rp 25,2 triliun pada musim 2025/2026, tidak termasuk pemasukan dari transfer pemain.

Capaian tersebut menjadikan klub yang bermarkas di Stadion Santiago Bernabeu itu sebagai organisasi olahraga pertama yang membukukan pendapatan tahunan lebih dari US$ 1,4 miliar. Perhitungan rupiah dalam laporan ini menggunakan asumsi kurs US$ 1 setara Rp 18.000.

Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang bisnis internal klub, kemudian pendapatan stadion meningkat 11%, sedangkan pemasukan dari sektor pemasaran naik 6%. Kenaikan pendapatan pemasaran didorong pembaruan kontrak dengan sejumlah sponsor utama dan masuknya mitra komersial baru.

Laporan keuangan yang disampaikan dalam rapat dewan klub, Selasa (28/7/26), menunjukkan pendapatan Real Madrid meningkat 3,1% dibandingkan tahun sebelumnya. Klub menilai hasil tersebut memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam industri olahraga global.

Surplus selama 26 tahun berturut-turut

Real Madrid menyebut pendapatannya telah tumbuh 61% dalam tujuh tahun terakhir. Pada periode yang sama, pemasukan yang dihasilkan Stadion Bernabeu meningkat dua kali lipat. Surplus selama 26 tahun berturut-turut
Real Madrid membukukan laba operasional sebelum depresiasi dan amortisasi sebesar US$ 331 juta atau sekitar Rp 5,958 triliun.

Angka tersebut meningkat 18% dibandingkan tahun keuangan sebelumnya. Setelah memperhitungkan pajak dan biaya lainnya, laba bersih klub tercatat sebesar US$ 30 juta atau sekitar Rp 540 miliar. Hasil itu membuat Real Madrid membukukan surplus selama 26 tahun berturut-turut.

Klub tetap mencatatkan keuntungan meski menjalankan proyek besar renovasi stadion dan meningkatkan investasi di sektor olahraga. Real Madrid mengatakan kekuatan bisnis klub memungkinkan mereka mempertahankan daya saing di bursa transfer tanpa mengabaikan batas pengeluaran yang ditetapkan secara internal.

Biaya renovasi Stadion Santiago Bernabeu hingga saat ini mencapai US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 28,8 triliun. Proyek tersebut dirancang untuk meningkatkan pendapatan klub melalui pertandingan, konser, layanan keramahtamahan, dan kegiatan komersial lainnya.

Utang bersih hanya Rp 180 miliar

Pendapatan dari stadion telah meningkat signifikan sejak proyek pengembangan dimulai. Real Madrid berharap Bernabeu dapat menjadi pusat kegiatan olahraga dan hiburan sepanjang tahun. Di luar biaya renovasi stadion, pengeluaran untuk gaji pemain meningkat US$ 191 juta atau sekitar Rp 3,438 triliun dalam tujuh tahun terakhir. Kenaikan tersebut setara dengan 37%.

Pada musim 2025/2026, Real Madrid mengeluarkan sekitar US$ 186 juta atau Rp 3,348 triliun untuk merekrut pemain baru. Real Madrid melaporkan ekuitas sebesar US$ 720 juta atau sekitar Rp 12,96 triliun. Cadangan kas klub mencapai US$ 96 juta atau sekitar Rp 1,728 triliun.

Utang bersih klub tercatat hanya US$ 10 juta atau sekitar Rp 180 miliar apabila kewajiban yang berkaitan dengan renovasi Stadion Santiago Bernabeu tidak diperhitungkan. Klub juga masih memiliki fasilitas kredit yang belum digunakan sebesar US$ 548 juta atau sekitar Rp 9,864 triliun.

Dilansir dari Beritasatu.com, kondisi tersebut memberikan ruang bagi Real Madrid untuk terus berinvestasi pada skuad, infrastruktur, dan pengembangan bisnis. Real Madrid telah mendatangkan empat pemain pada bursa transfer musim panas 2026. (P-*/wr)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025