Bintang pop Katy Perry (kedua dari kanan bawah) menjadi salahsatu dari 6 perempuan awak pesawat NS-31 yang akan terbang ke luar angkasa. (skynews)PRIORITAS, 12/4/25 (Washington): Bintang populer Katy Perry bakal menyanyi di luar angkasa, saat ia bersama lima personil lainnya yang tergabung dalam awak pesawat Blue Origin NS-31, terbang ke luar orbit bumi pada hari Minggu waktu Amerika Serikat.
“Saya merasa seperti harus tampil (menyanyi) sambil melayang di atas Bumi”, kata Perry dengan nada gembira, seperti dikutip Beritaprioritas.com dari Sky News, hari Sabtu (12/4/25). Ini akan menjadikannya artis pertama yang bernyanyi di luar angkasa.
Perry menambahkan penerbangannya ke luar angkasa kali ini, sebagai hadiah untuk putrinya, Daisy Dove Bloom, yang ia miliki bersama aktor Inggris Orlando Bloom.
Perry, yang menjadi salah satu artis musik terlaris sepanjang masa, mengatakan kepada majalah Elle sudah lama dia ingin sekali pergi ke luar angkasa dan sudah menunggu selama hampir 20 tahun. Sehingga ketika ada tawaran ke luar angkasa, tanpa berpikir panjang ia langsung menyatakan setuju.
“Bahkan ketika Blue Origin pertama kali berbicara tentang perjalanan komersial ke luar angkasa, saya seperti, ‘Daftarkan saya! Saya yang pertama dalam antrean’. Dan kemudian mereka menelepon saya, dan saya seperti, ‘Benarkah? Saya mendapat undangan?”, ungkap Katy Perry.
Kru perempuan
Menurut laporan, penerbangan ke luar angkasa dengan pesawat NS-31 itu, adalah bagian dari program New Shepard yang seluruhnya perempuan, milik pengusaha kaya Amazon, Jeff Bezos. Misi penerbangan tersebut akan dipimpin Lauren Sanchez, seorang penulis dan tunangan Jeff Bezos dari Amazon.
Ini menjadi momentum yang cukup langka, karena sudah lebih dari 60 tahun sejak seorang wanita melakukan perjalanan ke luar angkasa tanpa seorang pria. Dan sekarang ada enam perempuan akan melesat dari Bumi ke luar orbit tanpa gravitasi.
Katy Perry akan ditemani penulis Lauren Sanchez, jurnalis dan presenter TV Gayle King, aktivis hak-hak sipil Amanda Nguyen, mantan ilmuwan roket Aisha Bowe dan pembuat film Kerianne Flynn.
100 km di atas bumi
Perjalanan Katy Perry dan lima kru tersebut diperkirakan hanya berlangsung sekitar 11 menit, dengan roket self-driving dari Launch Site One di Texas barat, pukul 8.30 pagi waktu setempat (2.30 siang BST) pada hari Senin.
Kapsul tersebut akan mencapai ketinggian maksimum 100 km (62 mil) di atas Bumi, dan secara teknis para wanita memasuki luar angkasa saat kapsul tersebut melintasi garis Karman, yang diakui secara internasional sebagai batas luar angkasa.
Saat berada di luar angkasa, mereka akan memiliki waktu sekitar empat menit tanpa gravitasi untuk melayang dan menikmati pemandangan Bumi dari jendela besar kapsul. Kapsul kru kemudian akan turun kembali ke Bumi menggunakan tiga parasut.
Namun, mereka tidak akan digolongkan sebagai astronaut oleh Federal Aviation Administration (NASA) atau militer AS. Karena untuk klasifikasi astronaut harus memiliki persyaratan kelayakan lebih ketat, berbeda bagi seseorang untuk menjadi awak luar angkasa komersial.
Sudah 52 orang
Ini akan menjadi penerbangan terakhir dari program New Shepard, dan bertujuan untuk menciptakan dampak abadi yang akan menginspirasi generasi, dengan para wanita yang menjadi kru.
Terakhir wanita pertama yang ke luar angkasa adalah insinyur Rusia Valentina Tereshkova. Ia melakukan penerbangan solo ke luar angkasa pada tahun 1963.
Sejauh ini, sebanyak 52 orang telah dibawa ke luar angkasa sebagai bagian dari program pemilik Amazon, Bezos. Bezos sendiri termasuk pria yang bergabung dalam pelayaran perdana New Shepard pada tahun 2021 lalu. Aktor Star Trek William Shatner menjadi orang tertua di luar angkasa ketika ia bergabung dengan misi pada usia 90 tahun.
Sanchez yang jadi pemimpin misi tersebut, mengatakan sengaja memilih lima wanita termasuk Katy Perry tersebut, karena masing-masing telah membuktikan kemampuan mereka untuk menginspirasi orang lain.
Ia mengatakan semua wanita itu akan dapat menyebarkan berita tentang apa yang mereka rasakan selama perjalanan, dan juga memperluas gagasan tentang seperti apa generasi penjelajah luar angkasa berikutnya. (P-Jeffry W)
No Comments