Investor asing jual saham BUMI dan ADRO, dana Rp178,7 miliar keluar

Zamir Ambia
Minggu, 20 September 2026
Bursa EKBIS 0 67
2 menit membaca

PRIORITAS, 20/9/26 (Jakarta): Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih terhadap saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) selama periode perdagangan 14–18 September 2026.


Kondisi tersebut terjadi ketika aliran dana asing justru deras masuk ke sejumlah saham sektor tambang. BUMI dan ADRO menjadi dua saham yang mencatat arus dana asing keluar pada periode tersebut.

Sepanjang perdagangan 14–18 September 2026, investor asing tercatat membukukan aksi jual bersih pada saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Padahal, dana asing mengalir cukup deras ke sejumlah saham pertambangan lainnya. BUMI dan ADRO justru mengalami tekanan arus dana asing keluar selama periode perdagangan tersebut.


Dari sisi harga, saham ADRO ditutup pada level Rp2.640 pada perdagangan Jumat (18/9/2026), turun 1,1 persen. Dalam sepekan, pergerakan saham ADRO relatif stagnan. Namun, secara bulanan saham tersebut masih mencatat kenaikan 4,3 persen, sedangkan secara year to date (YtD) telah menguat 45,8 persen.

Di sisi lain, saham BUMI mengalami penurunan lebih signifikan. Harga saham BUMI terkoreksi 4,4 persen ke level Rp193 pada perdagangan Jumat (18/9/26). Koreksi tersebut membuat saham BUMI melemah 8,9 persen dalam sepekan.

Meski mengalami tekanan, BUMI masih mencatat pertumbuhan 6,6 persen dalam sebulan. Namun, berbeda dengan ADRO, kinerja BUMI secara year to date masih berada di zona merah dengan penurunan mencapai 47,2 persen.

Sektor pertambangan jadi pilihan investor

Berbeda dengan BUMI dan ADRO, sejumlah saham sektor pertambangan justru menjadi pilihan investor asing untuk melakukan pembelian selama periode yang sama. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatatkan nilai net buy asing paling besar.

Investor asing mencatatkan pembelian bersih saham BRMS senilai Rp367,1 miliar sepanjang perdagangan 14–18 September 2026. Nilai tersebut menjadi yang tertinggi di antara saham tambang lainnya selama periode tersebut.

Selain BRMS, investor asing juga membukukan net buy pada saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp184,8 miliar. Berikutnya, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat pembelian bersih asing Rp108,4 miliar, sementara PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) membukukan net buy sebesar Rp104,1 miliar. (P-*r/Zamir Ambia)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025

xIklan
xIklan