
Kepala Basarnas Mohammad Syafii memberikan keterangan dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/26). (Antara)PRIORITAS, 19/9/26 (Jakarta): Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan (SAR) selama tujuh hari untuk mencari 126 korban yang masih hilang setelah kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Basarnas mengambil keputusan tersebut setelah operasi pencarian memasuki hari ketujuh sejak kecelakaan kapal pada Minggu (13/9/26). Basarnas juga berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang mendukung operasi SAR serta dua tim salvage dari pemilik kapal.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan pihaknya memperpanjang operasi pencarian selama tujuh hari ke depan.
“Hari ini memasuki hari yang ketujuh. Kami menyatakan bahwa operasi ini akan kami perpanjang menjadi tujuh hari ke depan,” kata Yudhi dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari ketujuh kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dikutip dari Antara, Sabtu (19/9/26) malam.

Yudhi mengatakan pemilik kapal mengirim dua tim salvage yang tiba pada Sabtu. Hingga Sabtu malam, kedua tim masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membahas langkah penanganan bangkai kapal.
Menurut Yudhi, proses salvage kemungkinan membutuhkan waktu cukup lama. Karena itu, pihak terkait perlu mempersiapkan proses evakuasi bangkai kapal secara matang.
“Operasi salvage yang akan dilaksanakan mungkin membutuhkan waktu yang lama, mungkin panjang, tidak sesingkat yang kita bayangkan. Kami tidak bisa menyebutkan kapan, tetapi yang jelas sedang dibahas oleh tim ahli dari pihak owner kapal,” tuturnya.
Basarnas memperpanjang operasi SAR sambil menunggu hasil pembahasan tim salvage. Rencana penanganan bangkai kapal juga akan menjadi salah satu pertimbangan Basarnas untuk menentukan kelanjutan pencarian di lapangan.
Pada hari ketujuh operasi SAR, tim gabungan belum menemukan korban tambahan. Hingga Sabtu (19/9/26) pukul 21.00 Wita, Basarnas mencatat 117 korban. Sebanyak 108 orang selamat, sedangkan sembilan orang meninggal dunia.
Manifes KM Virgo Transport 8 mencatat total 243 orang dalam kapal tersebut. Dari jumlah itu, Basarnas masih mencari 126 orang.
KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026. Sehari kemudian, Minggu (13/9/2026), kapal menghadapi cuaca buruk dan kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 Wita.
Pada hari yang sama, tim SAR menemukan KM Virgo Transport 8 dalam posisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa. (P-Zamir)

