
Ilustrasi Polisi. Foto: Herwin Bahar/Shutterstock (Kumparan).PRIORITAS, 19/9/26 (Sumatera Utara): Warga Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendadak geger pada Kamis malam (17/9) sekitar pukul 23.00 WIB. Pasalnya, warga mencurigai sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan seperti dilansir dari Kumparan.

Selanjutnya, warga mendekati mobil tersebut dan menemukan oknum polisi berinisial Bripda SAS bersama seorang wanita. Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel P. Simamora, mengonfirmasi bahwa warga mengamankan keduanya yang diduga tanpa busana.
Meskipun demikian, massa tidak menghakimi Bripda SAS. Sebab, kedua pihak sudah dewasa dan belum memiliki pasangan resmi. Oleh karena itu, warga langsung menyerahkan mereka ke pihak kepolisian.”Enggak (diamuk warga). Hanya kan begitu diketok-ketok pintu mobilnya. Ya habis itu diamankan massa. Dicek, oh ternyata dia oknum, ya dihubungi satuannya langsung dijemput dia,” kata Immanuel saat dihubungi, Sabtu (19/9).
“Memang waktu malam itu di Kisaran, kegiatannya. Begitu kejadian, karena mereka sama-sama dewasa, statusnya masih sendiri. Jadi dibawa langsung oleh Propam Polres Tanjung Balai,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanjung Balai, Ipda Muhammad Ruslan, membenarkan status keanggotaan Bripda SAS. Pihaknya mengonfirmasi bahwa oknum tersebut bertugas di Satuan Samapta Polres Tanjung Balai.
“Oknum Bripda SAS benar personel satuan Samapta Polres Tanjung Balai,” ucap Ruslan saat memberikan konfirmasi.
Saat ini, Seksi Propam Polres Tanjung Balai sedang memeriksa Bripda SAS secara intensif. Selain itu, Ruslan menegaskan bahwa jajarannya siap menjatuhkan sanksi penempatan khusus (patsus) demi mempercepat proses hukum.
“Sedang dilakukan pemeriksaan oleh Sipropam Polres Tanjung Balai dan setelah ditemukan dua alat bukti akan dilakukan patsus selama 30 hari ke depan, guna percepatan proses pemeriksaan,” ujar Ruslan.
Namun, pihak kepolisian hingga kini belum membeberkan status penggunaan narkoba pada oknum polisi tersebut saat insiden berlangsung. (P-Gio R)

