Rupiah kembali menguat, Pjs Gubernur BI Destry Damayanti: Didukung mengalirnya modal asing melalui SBN – SRBI

Selvijn MJR
Selasa, 4 Agustus 2026
EKBIS Keuangan 0 313
1 menit membaca

PRIORITAS, 4/8/26 (Jakarta): Secara resmi Bank Indonesia (BI) mengumumkan terjadi penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir Juli 2026 setelah melemah sejak pertengahan Juni 2026.

“Rupiah kembali menguat ke level 17.994 per US$ pada 31 Juli 2026 setelah sempat melemah pertengahan Juni 2026,” ungkap Pjs Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti dalam konferensi pers di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Senin (3/8/26) kemarin.

Didukung mengalirnya modal asing

Adapun penguatan rupiah didukung oleh mengalirnya modal asing ke dalam negeri melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), seiring peningkatan imbal hasil buat investor.

Selain itu, BI juga telah mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate pada level 5,75 persen.

“Kemudian kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk investasi asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” jelasnya, dikutip media.

Intervensi valuta asing

Selanjutnya Destry Damayanti menambahkan, demikian CNBC Indonesia, BI juga melakukan penguatan melalui intervensi valuta asing baik di pasar domestik maupun luar negeri. (P-*/se)

Terverifikasi di Dewan Pers
Nomor 1370/DP-Verifikasi/K/V/2025